Perampok Bermodus Polisi Dilumpuhkan Sat Reskrim Polres Taput, Beraksi 2 Kali Pelaku Gasak Puluhan Juta

Taput (Neraca news) Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Utara, berhasil melumpuhkan 2 pelaku perampokan berkedok polisi yang sudah 2 kali beraksi di wilayah Sumatera Utara.

Kedua pelaku, Bagindo Sinaga (29) dan Erwin Sihotang (25) keduanya warga pematang Siantar Sumatera Utara.

Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H, melalui kasat reskrim AKP Zuhatta Mahadi, S.T.K mengungkapkan, kedua pelaku berhasil di ringkus dari tempat persembunyiannya di Siantar, pada Senin (21/8/ 2023) kemarin.

Penangkapan kedua tersangka ini atas laporan salah seorang korban yang merupakan warga Taput yaitu Daniel Ganda Tua Banjarnahor, (30) warga desa Parik Sabungan, Kecamatan Siborong borong, Kabupaten Tapanuli Utarat.

” Laporan korban yang kita terima tanggal 11 agustus 2023 yang lalu, sekira pukul 02.00 wib dini hari, saat mengemudikan mobil truck bermuatan kayu eukaliptus tujuan ke PT TPL Porsea Toba, dirinya berhenti di pinggir jalan, tepatnya Jalinsum depan Kampus Unita Silangit Siborong-borong istirahat dan tidur di dalam mobil,”ujar AKP Zuhatta di Mapolres Taput, Kamis (24/8/2023).

Baru sekitar 15 menit tidur, tiba-tiba datang kedua tersangka menggedor-gedor pintu mobil korban dan meminta supaya pintu mobil di buka dan mengaku anggota polisi.

Selanjutnya, korban membuka pintu mobil dan kedua pelaku masuk serta menodongkan pistol mainan kepada korban serta mengatakan, ‘Angkat tangan keluarkan dompet dan HP, kami Polisi kamu membawa Narkoba’, Korban terkejut dan ketakutan sehingga mengeluarkan dompet yang, pelaku mengambil dompet, uang serta HP nya dan langsung meninggalkan korban untuk melarikan diri.

“Setelah tim melakukan penyelidikan atas peristiwa itu dan berhasil mengantongi identitas tersangka maka unit reaksi cepat melakukan pengejaran ke siantar berhasil meringkusnya di tempat persembunyiannya,”ungkap Zuhatta

Usai diperiksa secara intensive di unit reskrim, kedua tersangka mengakui bahwa mereka telah dua kali melakukan perampokan bermodus anggota polisi agar aksinya selalu lancar.

Pengakuan tersangka bahwa pertama sekali melakukan aksinya, dari Silangit Taput berhasil menggondol uang sebesar Rp 1.400.000 (Satu Juta Empat Ratus Ribu Rupiah), dan kedua dari kecamatan laguboti Kabupaten Toba, berhasil menggasak uang senilai Rp 7.000.000 (Tujuh Juta Rupiah).

“”Saat penangkapan, kita berhasil mengamankan barang bukti dari tangan tersangka berupa 1 buah Mobil Calya Warna Hitam BK 1129 WAE (Kendaran yang digunakan)
1 buah Pistol /Senjata Mainan dan 1 buah Handphone Redmi 10 C,” jelas Kasat Reskrim.

Kini kedua tersangka sudah resmi di tahan di polres Taput untuk kepentingan penyedikan serta dikenakan melanggar pasal 365 KUH.Pidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Badminton Antar Personel

Kabanjahe - Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terus terasa di lingkungan Polres Karo. Setelah menggelar berbagai kegiatan olahraga, kali ini Polres Karo menyelenggarakan turnamen...

Diduga Jadi Sarang Penyalahgunaan Sabu, Barak di Perladangan Tiganderket Dirobohkan Polisi

Karo - Berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial, sebuah lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan perladangan...

Tim LINGKABER Polres Karo Sisir Titik Rawan, Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar

Karo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai bentuk tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian...

“Sandiwara”, Kadisnaker Sumut dalam Kasus Buruh

Medan - Pengacara kondang Kota Medan Herdin Lase, S.H., bersama rekanya Fatiwanolo Zega, SH., Leo Hidayat Gea, S.H, Nofaomasi Laia, S.H., merupakan perwakilan buruh...

Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data

Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan....