Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Mela II, Diduga Bunuh Diri

Tapanuli Tengah Tapian Nauli (Neracanews) – Seorang warga berinisial AMS (58), warga Pandan, ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kakao di Dusun IV, Pancur Sikkit, Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Rabu (22/07/26).

Kepolisian Sektor (Polsek) Kolang yang menerima laporan kejadian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bahan keterangan dan melakukan tindakan awal kepolisian.

Kapolsek Kolang, AKP IE. Simatupang, S.H., membenarkan peristiwa ditemukannya warga yang diduga telah mengakhiri hidupnya sendiri. Berdasarkan keterangan para saksi yang merupakan pihak keluarga korban, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh abang kandung korban, Raja Bangkit Sihombing (60).

Sekira pukul 23:00 WIB, saksi yang baru pulang ke rumah tidak mendapati korban berada di dalam kamarnya. Setelah menanyakan keberadaan korban kepada tetangga sekitar, saksi mendapat informasi bahwa korban sempat terlihat berjalan menuju arah kebun kakao milik warga setempat.

Saat menyusuri area perkebunan tersebut, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Saksi kemudian memberitahukan kejadian ini kepada pihak keluarga lain dan warga sekitar untuk meminta bantuan mengevakuasi korban ke rumah duka.

Dari keterangan tambahan yang dihimpun pihak kepolisian dari keluarga, korban diketahui mengidap penyakit menahun yang tidak kunjung sembuh meskipun telah berulang kali berobat ke berbagai daerah. Almarhum juga kerap tinggal di rumah ibu kandungnya di Dusun IV Pancur Sikkit, Desa Mela II.

Sebelum peristiwa ini terjadi, pihak keluarga dan tetangga menceritakan bahwa korban pernah beberapa kali menyampaikan keluh kesah terkait kondisi kesehatannya.

Saat ini, jenazah korban telah disemayamkan di rumah orang tuanya di Dusun IV Desa Mela II, sembari menunggu kedatangan pihak keluarga dan istri korban yang berdomisili di Pandan.

Pihak Polsek Kolang telah mengamankan lokasi, membuat laporan resmi, serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk pelaksanaan Visum Et Repertum. Kepolisian juga melakukan komunikasi intensif bersama pihak keluarga terkait prosedur autopsi maupun penanganan jenazah selanjutnya.
(Rimember)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...