Hanya 2 Tersangka dari Sekian Titik Penambangan, Polres Taput Dituding Tidak Menyeluruh Menindak Ilegal Mining

Taput (Neracanews) – Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Utara resmi menetapkan dua orang tersangka terkait praktik pertambangan pasir yang diduga tanpa izin di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sigeaon. Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan tertulis tertanggal 13 Februari 2026 yang diajukan oleh Leonard Siagian dan kawan-kawan terkait aktivitas pertambangan yang dinilai tidak mengantongi izin resmi.

Berdasarkan salinan Surat Pemberitahuan Perkembangan Penyelidikan/Penyidikan (SP2HP) Nomor B/424/VIII/2026/Reskrim yang ditandatangani Kasat Reskrim Polres Taput, AKP Iwan Hermawan, dan diterima media pada Senin (31/8/2026), kedua tersangka tersebut adalah Jeddi Situmeang (selaku pemilik usaha pertambangan pasir sungai) dan Sarjon Situmorang (selaku sopir pengangkut pasir sungai).

Berkas perkara kedua tersangka telah dinyatakan lengkap (P21) setelah diteliti oleh Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara (Kejari Taput). Pengiriman tersangka dan barang bukti ke tahap penyidikan tingkat II masih menunggu petunjuk dari jaksa penuntut umum.

Pelapor Sesalkan Penyelidikan yang Dikatakan Tebang Pilih

Penetapan dua tersangka ini justru menuai kekecewaan dari pihak pelapor. Leonard Siagian menyayangkan penyelidikan yang dinilai tebang pilih dan tidak menyasar seluruh lokasi penambangan yang ada.

“Pada pengaduan/laporan tertulis yang kami layangkan sebelumnya, aktivitas penambangan pasir di DAS Sigeaon bukan hanya satu lokasi. Sesuai hasil investigasi kami, ada sejumlah titik dan lokasi penambangan pasir yang diduga tanpa izin di sepanjang DAS Sigeaon,” ujar Leonard Siagian pada wartawan di Tarutung. Selasa (1/9/2026).

Ia menegaskan bahwa hanya menetapkan dua orang tersangka dari sekian banyak pelaku yang beroperasi di berbagai titik menimbulkan kesan ketidakadilan dan ketidaktuntasan penindakan.

Kasat Reskrim: Akan Dilakukan Penyelidikan Lanjutan

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Taput, AKP Iwan Hermawan, mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut. Saat dikonfirmasi terkait dugaan penambangan di titik-titik lain yang belum disentuh hukum, ia menyatakan: “Terima kasih informasinya, akan kami lakukan penyelidikan.”

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut apakah akan ada penetapan tersangka tambahan terkait titik penambangan lain di sepanjang DAS Sigeaon yang juga diduga beroperasi tanpa izin. (Henry)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...