Puncak Kemarau Mencekam, Inhu Diselimuti Kabut Asap: Sekolah Diliburkan, Faskes Disiagakan

INHU — Ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengintai Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Pada Senin (24/8/2026) siang, kabut asap tebal menyelimuti wilayah Inhu dan memangkas jarak pandang secara drastis hingga tersisa 1 hingga 5 kilometer. Situasi ini langsung memicu kekhawatiran warga akan ancaman krisis kualitas udara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Inhu memprediksi kondisi ini berpotensi bertahan seiring masuknya wilayah Riau ke fase puncak musim kemarau.

Kepala BMKG Stasiun Inhu, Nancy Luciana Damanik, mengonfirmasi terdeteksinya 13 titik panas (hotspot) di wilayahnya. Ia memaparkan bahwa sebanyak 70,3 persen wilayah Riau atau 19 dari 27 Zona Musim (ZOM) kini tengah mengalami kemarau ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga akhir September.

“Kualitas udara di Inhu sangat dipengaruhi oleh kiriman asap kebakaran dari provinsi tetangga seperti Sumatra Selatan dan Jambi, di samping pengaruh dari lokasi lokal yang sejauh ini masih bisa tertangani,” ujar Nancy.

Meski demikian, BMKG belum dapat menyajikan data pasti terkait Indeks Kualitas Udara (AQI) atau konsentrasi partikel berbahaya (PM 2,5) di wilayah Rengat. Hal ini lantaran alat pemantau kualitas udara milik BMKG sejauh ini hanya tersentralisasi di Pekanbaru.

Keringnya tutupan lahan gambut akibat minimnya curah hujan menjadikan kawasan ini sangat rawan terbakar. Asap partikel berbahaya pun terakumulasi di lapisan atmosfer bawah dan bertahan lebih lama.

Menanggapi memburuknya situasi, Pemerintah Kabupaten Inhu mengambil langkah cepat untuk melindungi keselamatan warga, khususnya kelompok rentan.

Sekdakab Inhu, Zulfahmi Adrian, menegaskan bahwa pemerintah daerah meliburkan aktivitas tatap muka bagi siswa SD dan SMP mulai Selasa (25/8/2026) dan mengalhkannya ke sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). Surat edaran resmi saat ini tengah didistribusikan ke sekolah-sekolah melalui Korwil Pendidikan di tiap kecamatan.

“Kita memantau perkembangan kualitas udara secara ketat. Jika membahayakan, anak sekolah kita alihkan untuk pembelajaran secara daring. Kami juga mengimbau seluruh warga agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Zulfahmi.

Sektor kesehatan turut bersiap menghadapi potensi lonjakan penyakit saluran pernapasan. Plt Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Indrawansah, menyatakan seluruh puskesmas di Inhu telah disiagakan penuh untuk menangani pasien terdampak asap. Selain menyiagakan personel, mitigasi dilakukan melalui pembagian masker dan sosialisasi pencegahan.

“Kami juga telah meminta tambahan stok masker ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Begitu bantuan tiba, masker langsung kami distribusikan ke pusat-pusat keramaian,” tutur Indrawansah.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mematuhi instruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta dilarang keras melakukan pembakaran lahan atau sampah yang berpotensi memperparah krisis asap. (Benny MS)

PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati dan Forkopimda Asahan Tinjau Pilkades Serentak 2026

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Asahan meninjau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Desa...

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, tapi Membuka Lembaran Baru

Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak memandang...

Lapas Pancurbatu Dukung Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026). Rapat...

LSM GERRAM Kecam Keras Kadis LH Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango: Jangan Hina Wartawan Yang Datang Melakukan Konfirmasi Dugaan Korupsi

BEKASI — Ketua Umum LSM GERRAM (Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat), Paulus Simalango, S.H., mengecam keras dugaan tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi,...