Cuci Tangan di Sungai Seorang Pekerja di Pajak Ikan Natal Ditarik Buaya

Neracanews | Mandailing Natal – Salah seorang warga Kelurahan Pasar II Natal, Kecamatan Natal ditarik seekor buaya disungai Batang Natal saat sedang mencuci tangan dipinggir sungai pada sore hari tadi sekitar pukul 18.00 Wib hingga korban mengalami luka dibagian tangan kanan dan saat ini sedang mendapat perawatan di RSUD dr. Husni Thamrin Natal, Jum’at (11/08)

Diceritakan andra salah seorang saksi mata bahwa amran merupakan salah seorang pekerja salah satu penjualan ikan di Pasar Natal dan saat itu beliau sedang mencuci tangan “iya bang dia salah satu pekerja dipenjualan ikan dan setau saya dia kepinggir sungai untuk mencuci tangan bang, namun saya lihat sudah berada disungai dan berenang sendiri kepinggir sungai sambil teriak mintak tolong dan saya lihat sudah berdarah tangannya maka ku panggil kawan-kawan yang ada dipajak ikan natal hingga kami larikan ke rumah sakit ini” tutur andra

Toni salah seorang toke ikan dipajak ikan natal juga membenarkan kejadian tersebut namun saat ditanya ukuran buayanya tidak ada yang mengetahui dia hanya membenarkan bahwa memang buaya yang menarik seperti yang disebutkan korban kepada kami, “untuk ukuran buayanya tidak dapat diketahui namun sikorban sempat mengatakan kepada kami bahwa memang buaya yang menariknya hingga terjebur ke sungai” ucap toni.

Korban bernama lengkap Amransyah anak dari Amrin yang masih berusia 19 Tahun dan merupakan seorang pekerja ikan dipajak ikan natal saat ini sedang berada di RSUD dr. Husni Thamrin Natal untuk dilakukan perawatan karena korban mengalami luka gigitan dibagian tangan sebelah kanan dan pihak rumah sakit belum dapat dikonfirmasi

Terpisah, Ali Anapiah, SH Ketua Lembaga Adat dan Budaya Ranah Nata kepada media ini menyampaikan bahwa “terkait persoalan buaya yang kerap muncul disungai Batang Natal ini sudah seharusnya ada tindakan dari pihak Pemerintah, baik Pemerintah Kecamatan, Kabupaten hingga sangat kita harapkan peran BKSDA untuk turun langsung melakukan penangan terkait situasi dan kondisi buaya yang ada disungai kita ini agar kedepannya tidak ada lagi korban seperti yang terjadi hari ini” Ucap Ali Anapiah.

Atas kejadian peristiwa ini wartawan Neracanews mencoba menghubungi pihak BKSD (Muslim) melalui selulernya, membenarkan peristiwa kejadian tersebut, benar bang kami sudah mendapat laporan dari Madinapos langsung ke pimpinan, katanya. Dan untuk memastikan bagaimana kronologis kejadian itu kami akan turun langsung kelokasi dan bagaimana dalam hal penanganannya sehingga tidak menjadi ancaman dan meresahkan masyarakat tutupnya. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Setelah Dilapor, Dicari 23 Hari Polrestabes Medan Minta Ajak Terlapor Kekantor Polisi

Medan - Kopolrestabes Medan, Jhon Calvin Simanjuntak, melalui juru periksa (Juper) di Satreskrim, mengatakan terlapor penggelapan sepeda motor tidak bisa ditangkap, karena masih dalam...

Bupati Karo Himbau Masyarakat Untuk Tidak Membuang Sampah Di Saluran Drinase

Tingginya intensitas hujan di kecamatan Kabanjahe beberapa hari ini meyebabkan ruas jalan Jamin Ginting tepatnya di sekitar simpang tiga masjid Agung dan di jalan...

Kritisi Kegiatan Retreat Pimpinan DPRD se-Indonesia, DPD Pemuda Demokrat Sumut: Tidak Akan Berdampak Bagi Daerah

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) saat ini sedang menggelar Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung...

Gerak Cepat, Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis

TEBING TINGGI - Gerak cepat Polres Tebing Tinggi dalam mengungkap kasus pembunuhan kembali membuahkan hasil. Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku penganiayaan yang...

Ambil Sawit Di Lahan Status Quo, Kantor Hukum Bintang Keadilan Prapidkan Polres Padanglawas

Padanglawas || Kantor hukum Bintang Keadilan ajukan praperadilan terhadap Polres Padanglawas terkait penangkapan dan penetapan tersangka tiga orang warga yang dinilai cacat prosedur. Hal tersebut...