Kamis, Agustus 28, 2025
spot_img

Raja LAK Galuh Pakuan Lawatan ke Beijing, Bahas Industri Mobil Listrik di Subang

Beijing – Raja Lembaga Adat Karatuan (LAK) Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB, melakukan lawatan kerja ke Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Selasa (18/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerjasama bilateral antara Indonesia dan RRT, khususnya dalam pengembangan industri energi terbarukan dan mobil listrik di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Dalam kunjungannya, Kang Evi didampingi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Beijing, Yudil Chatim, saat berkunjung ke Tsinghua University, salah satu kampus ternama di Beijing. Kampus ini juga menjadi tempat mengajar Prof. Stella Christie, Ph.D., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.

Kang Evi menekankan bahwa pengembangan industri di Kabupaten Subang harus didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Sistem pendidikan kita perlu dikembangkan demi memenuhi kebutuhan SDM untuk industri. Karena itu, saya akan mengajak seluruh stakeholder di Kabupaten Subang untuk bersama-sama menyusun konsep menuju peradaban yang lebih maju,” ujar Kang Evi.

Senada dengan Kang Evi, Yudil Chatim juga menyatakan komitmennya untuk mewujudkan sinergi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah dalam mendukung industri energi terbarukan dan mobil listrik di Indonesia.

“Saya sangat siap membantu. Kita akan membangun konsep A.B.G: Academic, Business, Government. Ini adalah sinergi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah agar bisa hadir di tengah masyarakat,” jelas Yudil.

Selain itu, Yudil juga mengajak media untuk berperan aktif dalam mengawal perkembangan kerjasama ini.

“Kita butuh peran media untuk memantau dan memberitakan perkembangan kerjasama ini, sekaligus sebagai sarana evaluasi publik melalui para netizen,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yudil juga membuka peluang bagi investor asing yang ingin menanamkan modal di Indonesia dengan syarat memiliki komitmen untuk membangun SDM lokal.

“Silakan berinvestasi di Indonesia, tapi dengan komitmen membangun SDM bersama. Kita akan kerja sama melalui sekolah-sekolah, terutama SMK, Politeknik, dan Universitas untuk menyiapkan mereka menjadi bagian dari Corporate University atau Training Centre dalam kerjasama industri,” tegas Yudil.

Menutup pertemuan tersebut, Kang Evi berharap sinergi berbagai pihak dapat terjalin untuk mewujudkan kerjasama ini demi kemajuan Subang dan Jawa Barat.

“Saya minta bantuan Pak Yudil agar kerjasama ini berjalan lancar. Saya juga akan segera berkoordinasi dengan Bupati dan Pemda Subang, serta Gubernur Jawa Barat demi kelancaran kerjasama ini,” pungkas Kang Evi. (Ozi)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Listrik Mati Modus Pemeliharaan Jaringan, Ternyata Bongkar Tiang Listrik

Deli Serdang - Masyarakat Desa Kampung Lalang, Desa Paya Geli mengeluhkan adanya informasi dari Kantor Unit Layanan Pengadaan PLN Binjai Timur yang dinilai hanya...

Pasca Larang Peliputan RALB KSU Peduli Usaha Bersama, Oknum Aparatur Desa Dilaporkan ke Polres Madina

Neracanews | Mandailing Natal - Pelarangan merekam dan meliput kegiatan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Koperasi Serba Usaha (KSU) Peduli Usaha Bersama yang dialami...

Ketua DPW PWDPI Sumut Laporkan Oknum KTH KPLS Ke Poldasu,Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Ormas

MEDAN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW PWDPI) Sumatera Utara, Dinatal Lumbantobing,S.H resmi membuat laporan pengaduan ke Kepolisian Daerah...

Bupati Bersama Ketua DPRD Humbahas Ikuti Rakornas PHD di Sultra

Humbahas (Neracanews) - Bupati Humbahas Oloan P Nababan bersama Ketua DPRD Humbahas Parulian Simamora termasuk Sekretaris DPRD Humbahas Nipson Lumban Gaol ikut menghadiri Rakornas...

LBH Medan Mengecam Tindakan Brutal Polda Sumut Saat Penanganan Masa Aksi di Medan

Medan - Aksi massa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa siang berakhir ricuh setelah aparat kepolisian dan Brimob menembakkan water cannon, gas...