Kembali Terjadi, Kolam Renang Hotel Pia Pandan Kembali Memakan Korba

Tapanuli Tengah | (Neracanews) – Dampak dari lemahnya pengawasan dan buruknya manajemen keselamatan di area kolam renang Hotel Pia Pandan, seorang pengunjung wahana dikabarkan tenggelam, Minggu (25/01/26).

Kejadian diperkirakan terjadi sekitar Jam 15:00 Wib, namun wahana waterpark milik Pia Hotel tercatat sudah berulang kali menelan korban.

Diketahui retribusi untuk menikmati wahana milik Hotel Pia perpengunjung tidak tanggung-tanggung, harga yang dibandrol Rp25.000 per orang seharusnya aman dari hal kejadian seperti ini. Namun ironisnya, tidak ditemukan adanya petugas pengawas kolam renang (lifeguard) yang berjaga, meskipun fasilitas tersebut diperuntukkan bagi anak-anak.

Sejumlah pengunjung menyayangkan minimnya pengawasan dari pihak manajemen hotel. Padahal, kolam renang dan waterpark merupakan fasilitas berisiko tinggi yang seharusnya diawasi secara ketat.

Seorang pengunjung yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa kasus tenggelam di kolam renang Hotel Pia tidak semestinya terulang.

“Ini bukan kejadian pertama. Sudah sering kejadian seperti ini, tapi seolah tidak pernah ada pembenahan dari pihak hotel,” Ujar sumber tersebut.

Warga di sekitar lokasi juga menilai, tragedi ini terjadi akibat kelalaian dan lemahnya tanggung jawab manajemen hotel terkait keselamatan pengunjung.

“Anak itu sudah meninggal dan sudah dibawa ke Sibolga,” Ungkap salah satu warga di lokasi kejadian.

Ironisnya pasca kejadian, pihak manajemen Hotel Pia Pandan terkesan lepas tangan. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Dina yang diketahui sebagai pihak marketing pemilik wahana mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut.

“Saya tidak tahu itu, saya tidak ada di lokasi, saya lagi di luar kota. Itu saja jawaban saya,” Ungkap Dina singkat.

Di waktu yang berbeda, Manajer Pia Hotel Pandan yang diketahui bernama Jendri memilih bungkam dan tidak memberikan respons meski telah dihubungi melalui sambungan telepon seluler.

Atas kejadian tersebut tampak Aparat Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan penyegelan sementara area kolam renang Pia Hotel Pandan guna kepentingan penyelidikan.

Sebelum dari peristiwa kemaren terjadi, 28 Oktober 2023 lalu, wahana Hotel sempat piral dengan kejadian yang sama.

Pada saat itu, pengunjung wahana Hotel Pia menggegerkan jagat media sosial disebabkan bocah berusia 5 Tahun ditemukan mengapung di kolam renang milik Hotel Pia saat itu.

Namun, tampak dari kejadian yang sudah berulang, pihak menajemen tidak serius mengelola fasilitas umum berisiko tinggi hingga sampai kejadian ini kembali terulang.

(Rimember)

PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati dan Forkopimda Asahan Tinjau Pilkades Serentak 2026

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Asahan meninjau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Desa...

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, tapi Membuka Lembaran Baru

Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak memandang...

Lapas Pancurbatu Dukung Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026). Rapat...

LSM GERRAM Kecam Keras Kadis LH Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango: Jangan Hina Wartawan Yang Datang Melakukan Konfirmasi Dugaan Korupsi

BEKASI — Ketua Umum LSM GERRAM (Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat), Paulus Simalango, S.H., mengecam keras dugaan tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi,...