Dinkes Tapteng Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Administrasi bagi Calon Pegawai BLUD 160 Peserta

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Sosialisasi dan Pembekalan Administrasi bagi calon Pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas bertempat di Aula Dinas Kesehatan Tapteng pada Rabu, (10/06/26).

Kegiatan Sosialisasi dan Pembekalan Administrasi BLUD Puskesmas diikuti 160 peserta, ini merupakan bagian dari implementasi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sekaligus memberdayakan kembali Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang sebelumnya dirumahkan.

Sebelumnya, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng, Binsar TH Sitanggang. Pembekalan ini menjadi langkah strategis Pemkab Tapteng dalam memperkuat sumber daya manusia kesehatan yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, SKep, Ns, MKes, AKK, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Bupati dan Wakil Bupati Tapteng dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, sekaligus memberikan kesempatan kembali kepada para tenaga kesehatan yang telah memiliki pengalaman bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memberdayakan kembali para TKS yang sebelumnya dirumahkan serta memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” Tutur Kadis Kesehatan Tapteng.

Menurut Lisnawati, Pemkab Tapteng terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia yang profesional, disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa melayani.

Lisnawati menjelaskan, sosialisasi dan pembekalan tersebut merupakan tahapan penting sebelum proses pengangkatan Pegawai BLUD Puskesmas. Para peserta diberikan pemahaman mengenai visi dan misi pelayanan kesehatan daerah, tata kelola BLUD, budaya kerja organisasi, serta tanggung jawab yang akan diemban apabila nantinya diberikan amanah sebagai Pegawai BLUD.

Lisnawati menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan, tetapi juga sikap, etika, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh untuk menambah wawasan, memperkuat kompetensi, serta membangun komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk menunjukkan kesiapan, dedikasi, dan kesungguhan dalam mengabdi di bidang kesehatan,” katanya.

Selain pembekalan administrasi, peserta juga menerima materi terkait aktivasi dan penggunaan aplikasi Satu Sehat, orientasi peralatan kesehatan dasar, serta penguatan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Materi tersebut diberikan sebagai upaya mendukung transformasi layanan kesehatan yang semakin modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam sesi tersebut, seluruh peserta diwajibkan mengunggah dokumen administrasi ke aplikasi Satu Sehat sebelum mengikuti tahapan ujian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan data tersimpan secara akurat, terintegrasi, dan mudah diakses sebagai bagian dari transformasi digital sektor kesehatan.

Lisnawati menambahkan, program rekrutmen Pegawai BLUD ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah untuk kembali memberdayakan tenaga kesehatan yang sebelumnya dirumahkan.

“Mereka yang diprioritaskan adalah para TKS yang sebelumnya dirumahkan. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk kembali memberdayakan tenaga kesehatan yang telah memiliki pengalaman dalam pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Saat ini, Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki 25 puskesmas yang terdiri dari enam puskesmas rawat inap dan 19 puskesmas rawat jalan. Seluruh fasilitas kesehatan tersebut terus didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan, pada tahun 2026 Pemkab Tapanuli Tengah juga berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pengembangan dua Puskesmas menjadi Puskesmas Plus Spesialistik, yakni Puskesmas Sorkam dan Puskesmas Barus. Berbagai kebutuhan sarana, prasarana, serta tenaga kesehatan dipersiapkan secara bertahap untuk mendukung program tersebut.

“Ini merupakan tindak lanjut dalam mendukung program Bupati dan Wakil Bupati untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara maksimal di seluruh fasilitas layanan kesehatan di Tapanuli Tengah,” ungkap Lisnawati.

Para peserta yang nantinya dinyatakan lulus akan diberdayakan sebagai Pegawai BLUD Puskesmas dengan sistem penggajian yang bersumber dari masing-masing BLUD sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sesuai instruksi Bupati dan Wakil Bupati, pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat lebih profesional, humanis, dan bertanggung jawab, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan kesehatan sebagai salah satu prioritas utama,” tegas Lisna.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap dapat melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, semangat pengabdian, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan.

(Rimember)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...