Hutatoruan VIII: Proyek JUT Persawahan Rusak, BUMDes Ayam Belum Bisa Kembangkan Ekonomi Masyarakat

Taput (Neracanews) Penyaluran Dana Desa di Hutatoruan VIII, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, menjadi sorotan wartawan setempat. Dugaan tidak tepat sasaran dan pemborosan anggaran negara menjadi titik fokus setelah ditemukan kondisi proyek serta usaha desa yang tidak optimal.

Pada Selasa (3/2/2026), penelusuran lapangan menunjukkan Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) Persawahan Pagaran Dame tidak dapat digunakan lagi untuk kendaraan pertanian karena kondisi rusak. Menurut Sekretaris Desa Hutatoruan VIII, Erni Nainggolan, pembangunan jalan tersebut didanai dari Dana Desa tahun 2024 dan 2025 dengan total anggaran mencapai Rp764.956.000.

“Jalan ini rusak sejak 26 November 2025 akibat tanah longsor yang menutupi sungai di sisi jalan, sehingga mengakibatkan kerusakan parah,” jelas Erni.

Selain proyek infrastruktur, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sinur Jaya dengan unit usaha ayam petelur juga belum menunjukkan potensi pertumbuhan yang diharapkan. Sebesar Rp200 juta dari Dana Desa dialokasikan sebagai modal untuk membeli 450 ekor bibit ayam dan membangun kandang. Namun hingga kini, produksi telur hanya cukup untuk menutupi kebutuhan operasional.

Sekretaris BUMDes Nelly Lubis menjelaskan, produksi rata-rata mencapai 8-9 papan telur (30 butir/papan) per hari atau sekitar 60 papan per minggu. Dari jumlah tersebut, 50 papan digunakan untuk membeli pakan, sementara sisanya 10 papan per minggu (40 papan per bulan) hanya cukup untuk membayar gaji penjaga sebesar Rp1.500.000 per bulan.

“Kami khawatir jika produksi tidak bisa ditingkatkan, dana yang telah dikeluarkan akan menjadi pemborosan. Terlebih usia produktif ayam hanya sekitar 1 tahun 8 bulan,” ujarnya.

Nelly menambahkan, pihaknya sedang berupaya meningkatkan produktivitas dan akan berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan setempat.

Sementara itu, upaya untuk mendapatkan keterangan dari Kepala Desa Hutatoruan VIII, Poltak Manik, belum berhasil. Wartawan yang datang langsung ke kantor dan menghubungi melalui WhatsApp belum mendapatkan tanggapan. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...