Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat – Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta.

“Saya sudah meminta kepada kepala kantornya agar uang tarik itu kurang menjadi sebesar Rp 5 Juta,” sebut Deri Dasri debitur Mega Finance, Jumat (13/2/2026). Namun tawaran itu tidak membuahkan hasil.

Deri menceritakan mobilnya di cegat Debt collektor di jalanan pinggiran kota Tebing tinggi dari tangan rekanannya, saat dirinya tidak bisa ikut berjualan karena ada urusan mendesak.

” Kami pakai mobil itu untuk berjualan sepatu ke toko dan Pekan- pekan, saat itu saya tidak bisa ikut berjualan karena tiba-tiba ada urusan mrndesek,” sebut Deri Dasri.

Kepala kantor mega Finance mengatakan bahwa uang tarik 15 Juta itu bukan untuk Mega Finance, tetapi untuk orang yang di pekerjakan mereka menarik kendaraan Dedy Dasri.

“Uang 15 Juta itu bukan untuk Mega, itu untuk PT uang melakukan penarikan itu,” sebut Ono yang mengaku kepala cabang Mega finance cabang Stabat, Jalan Proklamasi, Kwala Bingai, Langkat, Sumatera utara, Jumat (6/2/2026).

Namun saat di tanya uang tarik itu di bayarkan kemana, kepala cabang itu enggan menjawab.

Sebelumnya admin Mega finance mengaku bermarga Saragih, meminta agar uang tarik, uang admin, uang penitipan dan uang tunggakan di bayarkan sekaligus kepada Mega Finance, sekali gus memberikan selembar kertas berisi total yang harus di bayar.
(ps)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...