Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Puluhan Penambang Emas Tertimbun, Sulit Dievakuasi, Sudah Ada yang Mati

Parigi Moutong- Puluhan penambang emas ilegal di Dusun Sinaa, Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dilaporkan tertimbun longsoran saat melakukan aktivitas penambangan, Rabu (24/2) malam.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong belum bisa mengonfirmasi jumlah pasti korban tertimbun longsor dan kondisi mereka hingga malam tadi.

Alat-alat berat sudah mulai melakukan evakuasi, dan korban yang berhasil dievakuasi telah dilarikan ke pusat pelayanan kesehatan masyarakat setempat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Satu per satu korban dievakuasi dari timbunan material longsor menggunakan ekskavator,” kata salah seorang staf Pemerintah Kecamatan Ampibabo, Arifin, saat berada di lokasi tambang.

Hingga Kamis (25/2) dini hari, masih banyak korban tertimbun material longsor, dan dilaporkan jumlah korban yang sudah dievakuasi sebelas orang, lima di antaranya meninggal dunia dan enam lainnya selamat.

Pada pagi ini, proses evakuasi telah dilanjutkan. Informasi yang diterima Antara di lokasi kejadian, diduga masih puluhan warga yang tertimbun longsor.

Penyelamatan SAR Kabupaten Parigi Moutong Puji Rianto mengungkapkan, sekitar pukul 04.00 WITA, Basarnas berhasil menemukan tiga orang korban yang tertimbun. Namun, akibat tanah yang masih labil dan menghisap, serta adanya longsor di sekitaran penemuan lokasi jenazah, terpaksa evakuasi ditunda.

“Tadi sekitar jam empat itu kami temukan tiga orang, tetapi masih sulit dievakuasi,” kata Puji. Di lokasi kejadian terdapat sejumlah kendaraan yang siaga seperti dari Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tim Inafis, dan sejumlah mobil ambulance.

Belum diketahui data pasti terkait jumlah korban yang masih terjebak material tanah dan batu tersebut.
Sumber JPNN.com

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...