Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Polisi Tidak Berdaya Galian C Diduga Ilegal di Jembatan Sei Basah Tadukan Raga

Berulang kali ditindak, berulang kali pula beroperasi, begitulah kondisi penambangan Galian C ilegal berlokasi persisnya diatas jembatan Sei Basah Desa Tadukan Raga kecamatan STM Hilir kabupaten Deli Serdang.

Pantauan awak media, satu unit dioperasikan mengorek tanah dan dinaikkan ke dalam truk lalu diangkut guna dipasarkan.

Rutenya, dari lokasi penambangan berjalan melewati Desa Medan Sinembah – Limau Manis – Tanjung Morawa dan sekitarnya.

“Heran juga kita. Sebelumnya pengusahanya kabarnya ditangkap polisi maka tutuplah Galiannya. Sekarang udah main lagi”, bilang warga sekitar.

Dulu, kata warga, galiannya tutup dan pengusahanya ditangkap polisi lantaran kerap memicu keresahan.

Beberapa pengendara sepeda motor terjatuh karena akses jalan licin akibat tumpahan tanah tersiram air.

Ada pun pengendara yang sudah menjadi korban yakni, Jumiati (45) dengan kondisi telapak kaki koyak 28 jahitan, Muhimin dengan kondisi tulang rahang bergeser, dan satu lagi korban bernama Sri Ramadhani (37) masing – masing warga Dusun I Tungkusan Desa Tadukan Raga.

Menyikapi kembali beroperasinya Galian C diatas jembatan Sei Basah tersebut membuat sejumlah warga.

Aparat penegak hukum (APH) didesak turun tangan dan memberantasi aksi ilegal tersebut.

Secara kasat mata, Galian C diatas jembatan Sei Basah dipastikan ilegal sebab tidak terlihat pengoperasian tidak terlihat kelengkapan SOP.

Diantaranya, di lokasi terpampang nama perusahaan, pekerja menggunakan kelengkapan K3 (Sepatu, helm dll), mandor lapangan minimal lulusan sekolah pertambangan, pekerja terdaftar pada BPJS ketenagakerjaan dan lain sebagainya.

Sedangkan, di penambangan Galian C diatas jembatan Sei Basah tidak tampak hal demikian.

Sejauh ini, menyikapi permasalahan itu, belum ada pihak APH yang berhasil dikonfirmasi. (HER)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...