Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

MPI Natal Apresiasi Poldasu Dalam Menertibkan PETI di Madina

Neraca News| Mandailing Natal – Seusai Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam melakukan tindakan tegas mengamankan pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) mendapat apresiasi dari Yayasan Ekosistem Batang Gadis (YEBG). Kini Ketua Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI)Kecamatan Natal juga memberikan apresiasi kepada Polda Sumut.

Dan, apresiasi yang diberikan MPI kecamatan Natal ini bukan tak beralasan. Sebab, dengan adanya komitmen Polda Sumut dalam penertiban PETI ini, sehingga air sungai Batang Natal bisa kembali bersih. Dan masyarakat jauh dari bencana seperti banjir akibat sedimen sungai yang tinggi karena bekas kerukan tanah yang masuk ke sungai.

Sebab selama ini, saat ratusan alat berat excavator para pelaku PETI beroperasi. Air sungai Batang Natal yang mengalir ke hilir sungai yaitu kecamatan Natal keruh dan berlumpur, sehingga membuat masyarakat Natal tidak dapat memanfaatkan air untuk MCK serta ikan-ikan sungai pun tak lagi bisa didapat.

“Selaku masyarakat yang dihilir, kami sangat mengapresiasi Polda Sumut dalam penanganan penertiban PETI di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini”.ujar Ketua MPI kecamatan Natal, Hendri Syahputra kepada Media ini, Minggu (04/12/2022).

Lalu, hendri juga berharap agar pihak Poldasu dalam melakukan penertiban aktivitas PETI ini supaya serius dan tidak setengah hati.

“Kami masyarakat kecamatan Natal yang tinggal dihilir sungai Batang Natal selalu berharap pihak Polda Sumut agar tidak setengah hati dalam menindak PETI di Madina”.pintanya

Hendri Syahputra juga menambahkan supaya APH bisa kerja tuntas dalam penertiban PETI di setiap pelosok Kabupaten Madina ini.

“Kami menilai kegiatan PETI ini adalah pelaku penghancur lingkungan (Alam). Dan untuk menyelamatkan agar lingkungan ini tidak hancur, maka APH wajib menghentikan aktivitas PETI”.tegasnya mengakhiri. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...