Kamis, Agustus 28, 2025
spot_img

Kodam II/Sriwijaya dan Kepolisian Selidiki Insiden Sabung Ayam Maut di Lampung

Palembang – Kodam II/Sriwijaya angkat bicara terkait insiden penembakan yang menewaskan tiga anggota kepolisian saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung, pada Senin, 17 Maret 2025.

Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Siregar, menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki lebih lanjut keterlibatan oknum yang diduga terlibat dalam kejadian ini.

“Kami mohon waktu kepada rekan-rekan media. Saat ini, kami masih melaksanakan kegiatan penyelidikan dan investigasi di lapangan. Hasilnya akan kami sampaikan nanti,” ujar Kolonel Eko kepada media, Senin (17/3).

Kodam II/Sriwijaya telah menurunkan tim investigasi gabungan yang terdiri dari Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya, Staf Intelijen Kodam II/Sriwijaya, Staf Hukum Kodam II/Sriwijaya. Tim ini juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mendalami keterkaitan oknum yang diduga terlibat.

“Saat ini, kami bersama rekan-rekan kepolisian sedang melakukan investigasi di lapangan. Keterlibatan oknum tertentu masih dalam proses penyelidikan, apakah benar adanya atau tidak. Kami mohon waktu untuk mendapatkan hasil yang valid,” tambahnya.

Kolonel Eko juga mengungkapkan bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim investigasi masih mencari barang bukti untuk dilakukan analisis.

“Di TKP, sejauh ini memang ada beberapa temuan yang sedang dianalisis. Bisa saja ada senjata tajam, peralatan untuk sabung ayam, atau barang bukti lainnya. Namun, untuk hasil finalnya, kami masih menunggu laporan lengkap dari tim di lapangan,”* jelasnya.

Saat ini, Kolonel Eko sendiri masih berada di Palembang dan terus berkoordinasi dengan tim investigasi di Lampung melalui komunikasi jarak jauh.

“Kami masih menunggu hasil investigasi dari tim yang sedang bekerja di lapangan. Segala informasi yang beredar terkait keterlibatan oknum masih bersifat dugaan dan belum bisa kami konfirmasi sebelum hasil investigasi final keluar,” tegasnya.

Kodam II/Sriwijaya meminta semua pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk bersabar dan menunggu hasil penyelidikan yang akan diumumkan secara resmi. (Ozi)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Listrik Mati Modus Pemeliharaan Jaringan, Ternyata Bongkar Tiang Listrik

Deli Serdang - Masyarakat Desa Kampung Lalang, Desa Paya Geli mengeluhkan adanya informasi dari Kantor Unit Layanan Pengadaan PLN Binjai Timur yang dinilai hanya...

Pasca Larang Peliputan RALB KSU Peduli Usaha Bersama, Oknum Aparatur Desa Dilaporkan ke Polres Madina

Neracanews | Mandailing Natal - Pelarangan merekam dan meliput kegiatan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Koperasi Serba Usaha (KSU) Peduli Usaha Bersama yang dialami...

Ketua DPW PWDPI Sumut Laporkan Oknum KTH KPLS Ke Poldasu,Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Ormas

MEDAN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW PWDPI) Sumatera Utara, Dinatal Lumbantobing,S.H resmi membuat laporan pengaduan ke Kepolisian Daerah...

Bupati Bersama Ketua DPRD Humbahas Ikuti Rakornas PHD di Sultra

Humbahas (Neracanews) - Bupati Humbahas Oloan P Nababan bersama Ketua DPRD Humbahas Parulian Simamora termasuk Sekretaris DPRD Humbahas Nipson Lumban Gaol ikut menghadiri Rakornas...

LBH Medan Mengecam Tindakan Brutal Polda Sumut Saat Penanganan Masa Aksi di Medan

Medan - Aksi massa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa siang berakhir ricuh setelah aparat kepolisian dan Brimob menembakkan water cannon, gas...