Minggu, Februari 22, 2026
spot_img

NCW Menyoroti Pilkada Hingga Buramnya Potret Pendidikan

Bekasi – Nasional Coruption Watch NCW (NCW) Bekasi Raya adakan pertemuan internal pengurus di Rumah Makan Sipirok, Jln. Inspeksi Kalimalang, Kabupaten Bekasi, Senin (14/10/2024) siang.

Rapat pertemuan dipimpin langsung Ketua NCW Bekasi Raya, Herman PS S.Pd. Hadir Wakil Ketua Arfan Napitupulu, Sekretaris Binsar Parulian S, Wakil Sekretaris Maruli Purba, Koordinasi Investigasi Arifin Siregar, Juni K Hutahean dan J Hutabarat Koordinator Pendidikan serta jajaran lainnya.

Pada Rapat, NCW menyoroti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi yang akan dilaksanakan tanggal 27 November 2024 mendatang.

“Kita upayakan mengetahui siapa para calon Walikota dan wakilnya, Bupati dan wakilnya. Track record mereka seperti apa serta kekayaan yang dimiliki sejauh apa. Dalam waktu dekat kita kan minta ke KPU tentang data-data para para calon itu,” ujar Herman.

Sempat terbahas tentang sejumlah pembangunan tidak tepat sasaran dan terkesan asal jadi, hingga buramnya potret Dunia Pendidikan yang terjadi di Bekasi Raya.

“Seperti Kepala KCD (Kantor Cabang Dinas Wilayah 3 Bekasi) I Made Supriyatna yang kabarnya jarang berkantor. Itu kan sudah melanggar Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Sebagai penyelenggara, Kepala KCD seharusnya aktif berada di kantornya. Seperti persoalan yang terjadi di SMAN 13 Bekasi dan SMAN 1 Bekasi. Kita tidak mendengar statement resmi dari Kepala KCD Bekasi. Kita akan segera surati dan melaporkan kejadian ini ke Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Gubernur. Kita dorong agar segera mencopot Kepala Cabang Dinas Wilayah III Jawa Barat,” beber Herman menanggapi informasi yang disampaikan anggotanya.

Diakhir pertemuan, pimpinan anti rasuha itu juga mengingatkan agar anggota NCW tidak melakukan hal-hal yang melawan hukum.

“Kita berharap agar rekan-rekan sekalian menjaga nama baik NCW, tidak melakukan intimidasi, pemerasan, hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan NCW. Jika ada anggota bertentangan dengan aturan maka saya tidak akan segan-segan untuk mencopot, mengeluarkan pemecatan,” pungkasnya. (*)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Wali kota Bersama DPRD Medan Pilih Urus B2 Banding Sampah dan Drainase.

Medan - Sampah dan Drainase kota Medan diduga sengaja di biarkan untuk menjadi alat politik. Sehingga ketika banjir melanda, para pejabat akan berbondong datang...

Dibangun dengan APBN Rp 829 Juta, Revitalisasi SDN 173305 Sipultak Taput Ditemukan Banyak Kelemahan – Kurang Profesional, Tandon Air Berbahaya

TAPUT | (NeracaNews) – Program Revitalisasi Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah (PAUD Dasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuai sorotan di...

Wabup Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Budaya Kerja

Asahan, 18 Februari 2026 — Wakil Bupati Asahan, Rianto, memimpin pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi....

Wabup Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sei Dua Hulu

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (18/02/2026). Bantuan tersebut...

Seluruh Sungai Meluap Gegara Hujan Sehari Satu Malam di Tapteng

Tapanuli Tengah Badiri (Neracanews) - Balum hilang dari benak masyarakat kejadian banjir tanggal 11 dan 15 Februari 2026. Pada Senin kemarin masyarakat Tapteng kembali...