Seluruh Sungai Meluap Gegara Hujan Sehari Satu Malam di Tapteng

Tapanuli Tengah Badiri (Neracanews) – Balum hilang dari benak masyarakat kejadian banjir tanggal 11 dan 15 Februari 2026. Pada Senin kemarin masyarakat Tapteng kembali dilanda banjir lebih besar hingga para satgas bencana melakukan evakuasi di beberapa titik lokasi terdampak.

Curah hujan yang sangat lebat terjadi dari Jam 12:00 Wib siang s/d menjelang pagi hari menjadi faktor bencana banjir kali ini semakin meluas.

Dari dampak cuaca sampai hari ini, kerusakan fasilitas berupa jalan menuju selatan dan Utara Tapteng pada pasca kejadian dikabarkan putus total. Selain dari kerusakan fasilitas umum, beberapa rumah warga di berbagai titik menjadi korban dari dampak kejadian ini kembali terjadi.

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat diwawancarai di Kecamatan Badiri tepatnya di Lopian menyebut bahwa curah hujan yang sangat lebat kini melanda seluruh wilayah Tapteng.

Tambah Masinton, atas kondisi ini kita sudah melakukan evakuasi warga dibeberapa titik terdampak ketempat-tempat yang aman. Selain dari langkah evakuasi, kita juga sudah menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada kalau intensitas hujan di wilayah masing-masing.

“Kedatangan Kementrian PUPR dan Balai Sungai kita sudah meminta agar kondisi ini menjadi prioritas. Nah, tadi siang alat sudah di kirimkan untuk kebutuhan Normalisasi sungai,” Tutur Masinton.

Tambahnya, melihat dari kondisi kedangkalan sungai akibat material sendimen di sungai Lopian ini sudah sama tinggi dengan pemukiman warga, maka sedikit saja hujan maka pemukiman masyarakat akan bajir

“kita juga mendapatkan informasi, sungai Sirahar Barus juga meluap, sungai di Kolang dan Pasaribu Tobing dan sungai di Sitahuis dan beberapa titik longsor,” Ucapnya Selasa (17/02/26).

Kejadian banjir susulan kali ini memang lebih dahsyat. Dampak dari musibah yang terjadi menambahi daftar kerusakan bagi pemukiman warga serta tanggul buatan tergerus arus air di berbagai titik.

Putusnya akses jalan Utara menuju Tapteng dan jalan Tapteng menuju Tapsel akan menjadi fokus utama pembukaan akses jalan pada malam ini.

“ini akses fital, malam ini kita akan berusaha membersikan material banjir dan longsor dari badan jalan. Ini penting dan tidak bisa ditunda,” Tutup Masinton.

(Rimember)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...