Iskandarsyah Desak Prabowo Copot Menteri ESDM: “Sudah Jadi Benalu di Pemerintahan!”

Bogor – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, kembali mengeluarkan pernyataan tegas yang mengundang perhatian publik. Dalam wawancara bersama sejumlah media di Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/3/2025), ia menyoroti pernyataan kontroversial Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang dinilai meresahkan masyarakat.

Menurut Iskandarsyah, kegaduhan akibat pernyataan Bahlil terkait kasus LPG 3 Kg dan mencuatnya skandal di Pertamina sudah cukup menjadi alasan kuat untuk mencopotnya dari Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau ini dibiarkan, akan menjadi benalu di pemerintahan Pak Prabowo, menghambat kinerja pemerintahan sudah pasti. Yang paling berbahaya lagi adalah pernyataan-pernyataan beliau yang selalu menganggap enteng setiap masalah,” ujarnya.

Ia menuding bahwa kasus di Pertamina bukan sekadar kebohongan kepada rakyat, tetapi juga bentuk perampokan uang negara dengan cara yang tidak jujur. Oleh karena itu, ia mendesak agar Bahlil segera mundur atau Presiden Prabowo segera melakukan reshuffle kabinet.

“Opsinya hanya dua: mundur secara terhormat atau Pak Prabowo segera melakukan reshuffle. Masih banyak anak bangsa yang lebih kompeten, jujur, dan bertanggung jawab untuk memimpin kementerian ini,” tegasnya.

Ketika ditanya mengenai posisi Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Iskandarsyah menegaskan bahwa jabatan politik seseorang tidak bisa dijadikan alasan untuk tetap mempertahankan posisi dalam pemerintahan jika kinerjanya dinilai buruk.

“Mau ketua umum partai apapun, kalau tidak becus, harus mundur atau dipaksa mundur oleh Presiden. Ini adalah tanggung jawab kepala negara kepada seluruh rakyat bangsa ini,” katanya.

Ia menutup pernyataan dengan menekankan bahwa menyelamatkan kepentingan rakyat jauh lebih penting daripada mempertahankan seorang menteri yang dianggap tidak kompeten.

“Buang satu benalu untuk menyelamatkan rakyat yang jumlahnya ratusan juta jiwa adalah opsi terbaik,” pungkasnya. (Ozi)

PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati dan Forkopimda Asahan Tinjau Pilkades Serentak 2026

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Asahan meninjau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Desa...

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, tapi Membuka Lembaran Baru

Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak memandang...

Lapas Pancurbatu Dukung Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026). Rapat...

LSM GERRAM Kecam Keras Kadis LH Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango: Jangan Hina Wartawan Yang Datang Melakukan Konfirmasi Dugaan Korupsi

BEKASI — Ketua Umum LSM GERRAM (Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat), Paulus Simalango, S.H., mengecam keras dugaan tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi,...