Menunggu Perintah Mabes Polri, Tambang Emas Tano Tombangan 150 Gram Perhari “off the record”

Tano Tombangan – Dugaan tambang Emas Illegal di Aek Jarum, Muara Batang Gadis, jalur dari Desa Panabari, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sudah dua minggu beroperasi kembali.

Kombes Ferry Walintukan, S.Ik, Kabid Humas Polda Sumut, mengakui Tambang Illegal yang merusak hutan itu pernah di gerebek langsung oleh Brigjen Pol. Sonny Irawan Waka Polda Sumut (2/3/2026) lalu.

Mengingat medan Lokasi Tambang, Polda Sumut menunggu perintah dari Mabes Polri koordinasi dengan Mabes TNI, untuk melakukan penyelidikan kembali.

“Off the record”, sebut Kombes Ferry, Selasa (19/5/2026).

Sesuai dengan informasi dari masyarakat Desa Panabari, Tambang Emas Aek Jarum akan di kelola 20 alat berat berupa Ekskavator (Beko). Namun saat ini, masih di isi dengan 13 unit, mampu menghasilkan Emas sebanyak 150 gram, setiap harinya.

“Info dari Korlapnya 150 gram setiap hari, hasil dari 13 Beko itu Lae”, sebut H warga Desa Panabari, Selasa (19/5/2026).

Menurut H, alat berat yang bekerja di lokasi tambang di kendalikan oleh tiga jenis oknum aparat berseragam, sehingga masyarakat tidak berani untuk melakukan protes, mereka hanya bisa pasrah dengan dampak mengerikan yang akan timbul bagi kelangsungan hidup dan hutan kedepan. Sebagaimana yang telah pernah terjadi di beberapa desa di Tano Tombangan itu sendiri.

Pentingnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan Negara, di butuhkan keseriusan aparat penegak hukum dan Dinas lingkungan hidup serta Dinas terkait lainnya, untuk memahami dampak yang akan timbul nantinya di kemudian hari.

Jika memang ada indikasi bahwa tambang Emas itu di kelolah oleh koperasi, agar sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 39 tahun 2025. Pemerintah setempat, harus bisa memastikan bahwa koperasi dan orang di dalamnya merupakan unsur dari lingkungan daerah Tambang yang akan di kelola demi pemanfaatan dan dampak positif bagi warga setempat, dengan memperhatikan kriteria dan normalisasi kembali. (ps)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...