KUANTAN SINGINGI — Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) benar-benar menunjukkan kelas dan komitmen totalnya dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Mulai dari pelepasan kontingen yang penuh optimisme, dominasi total ribuan massa pada Pawai Ta’aruf, hingga arsitektur ikonik stan pameran yang memukau Menteri Agama RI, Inhu sukses menjadi pusat perhatian.
Langkah strategis dan sinergi kokoh jajaran pimpinan daerah menjadi bukti nyata bahwa Inhu tidak main-main dalam membumikan Al-Qur’an sekaligus merawat kearifan lokal.

Rangkaian perjuangan Inhu dimulai pada Kamis (25/6/2026), saat Wakil Bupati Inhu, Ir. H. Hendrizal, M.Si., secara resmi melepas 108 anggota kontingen yang siap berlaga. Bukan sekadar berpartisipasi, kontingen Inhu datang dengan persiapan matang melalui bimbingan intensif selama empat bulan penuh.
”Dilihat dari semangat dan penampilan dalam pawai pembukaan, kita berada di urutan keempat. Maka target kita minimal adalah meraih juara keempat. Semoga keberhasilan dan kemenangan berpihak kepada Kabupaten Indragiri Hulu,” tegas Hendrizal menyuarakan pesan Bupati Inhu.
Pemerintah Daerah juga menekankan pentingnya menjaga marwah, disiplin, dan kebersamaan selama berada di tanah rantau, sekaligus memastikan dukungan moral penuh dari kampung halaman.
Keseriusan Inhu terbukti nyata pada Sabtu pagi (27/6/2026). Inhu sukses menggetarkan jalanan Kuansing dengan memboyong rombongan besar berkekuatan 1.300 orang peserta dalam Pawai Ta’aruf.
Menunjukkan kesolidan kepemimpinan, barisan kafilah ini dipimpin langsung di garis depan oleh trio pimpinan tertinggi Inhu,
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si.
Wakil Bupati Inhu, Ir. H. Hendrizal, M.Si. serta Sekretaris Daerah, Zulfahmi Adrian, AP., M.Si.

Kehadiran jajaran pimpinan ini mendapat apresiasi hangat dari panggung utama yang dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dan Pj. Gubernur Riau SF Hariyanto. Suasana kian hidup dengan penampilan memukau kesenian gambus dari YPAIR Annajah Rengat yang menyelaraskan tradisi Melayu agamis. Pada momen ini, Bupati Ade Agus Hartanto juga menyerahkan cendera hati khusus kepada Menteri Agama RI sebagai simbol penguat silaturahmi.
Kekuatan visi Inhu semakin bersinar saat Menteri Agama RI dan Pj. Gubernur Riau meninjau langsung Stan Bazar dan Pameran Kabupaten Inhu. Stan ini tampil mencolok dan menjadi satu-satunya stan yang menggunakan atap dari daun rumbia.
Bupati Ade Agus Hartanto menjelaskan secara detail kepada Menteri Agama mengenai tiga konsep dasar arsitektur stan mereka, yakni Konsep Nilai Keagamaan, Menampilkan replika bangunan Islamic Center, yang merupakan wujud nyata janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati untuk mendirikan pusat peradaban Islam di Inhu.
Kemudian Kelestarian Budaya, Mengadopsi arsitektur Rumah Adat Suku Anak Talang Mamak dengan ornamen Melayu yang anggun sebagai bentuk nyata pelestarian kearifan lokal. Serta konsep Potensi Ekonomi Kreatif, Memamerkan berbagai kerajinan tangan anyaman lokal dan produk kuliner unggulan hasil kreasi UMKM Inhu.
Sebelum beranjak, Menteri Agama beserta rombongan disuguhkan bingkisan spesial oleh-oleh kuliner khas Inhu sebagai bentuk penghormatan.

Kemegahan memuncak pada Sabtu malam (27/6/2026) dalam acara pembukaan di Astaqa Utama Taman Jalur Teluk Kuantan. Acara yang dibuka resmi oleh Menteri Agama RI lewat tayangan video ini menyatukan nilai syiar dengan tradisi lokal Kuansing, yakni Pacu Jalur dan Perahu Baganduang, di bawah slogan “Siang Bapacu, Malam Mengaji”.
Kabupaten Inhu siap bersaing ketat menurunkan kekuatan penuh, Komponen Kontingen Inhu terdiri dari Qori dan Qoriah 72 Orang, Pelatih dan Official 30 Orang serta Pendamping Kafilah 6 Orang dengan total Kontingen Inti 108 Orang, Pemkab Inhu siap mengincar pangung nasional.
Ajang yang berlangsung hingga 3 Juli 2026 ini bukan sekadar mengejar piala tingkat provinsi. Dengan motivasi bonus besar yang dijanjikan Pj. Gubernur Riau, kafilah Inhu ditargetkan mampu menembus skuad Provinsi Riau untuk melenggang ke ajang MTQ Nasional yang akan diselenggarakan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Melalui sinergi kepemimpinan yang kuat, kesiapan kafilah yang matang, serta komitmen menjaga akar budaya, Kabupaten Indragiri Hulu optimis mampu membawa pulang prestasi gemilang dan keberkahan bagi Bumi Lancang Kuning. (Benny MS)



