Minggu, Februari 1, 2026
spot_img

Wilker UPTD Puskesmas Patiluban Mudik Lantik 117 Dokter Remaja

Neracanews | Mandailing Natal – Wilayah kerja (Wilker) ‎Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Patiluban Mudik melantik sebanyak 117 Dokter Remaja (Dokrem) yang berasal dari tingkat SMP dan MAN Kecamatan Natal. Kegiatan pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Natal pada Kamis, 18/12/2025.

‎Pelantikan dokter remaja ini merupakan bagian dari program Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan diri, lingkungan, dan sekolah.

‎Para dokter remaja yang dilantik sebelumnya telah mengikuti pelatihan pada bulan Juli 2025. Namun, pelantikan baru dapat dilaksanakan pada bulan Desember 2025 akibat padatnya agenda pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Patiluban Mudik.

‎Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal, Dr. Faisal Situmorang, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Puskesmas Patiluban Mudik, Eva Santi Lubis, SKM, menyampaikan pesan dan motivasi kepada seluruh dokter remaja yang baru dilantik.

‎Anak-anakku dokter remaja, kalian adalah harapan untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi, ujar Dr. Faisal.

‎Ia menekankan bahwa kebersihan dan kesehatan merupakan modal utama dalam menjalani kehidupan, khususnya bagi pelajar di lingkungan sekolah.

‎Mulailah dari menjaga kebersihan diri sendiri, kebersihan kelas, dan kebersihan sekolah, tambahnya.

‎Selain itu, Dr. Faisal juga mengajak para dokter remaja untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, serta menghindari perilaku yang dapat merusak kesehatan. Ia berharap para dokter remaja mampu membantu petugas kesehatan dalam berbagai kegiatan kesehatan di sekolah serta menjadi teladan dan inspirasi bagi teman-teman sebaya.

‎Sementara itu, Kepala Puskesmas Patiluban Mudik, Eva Santi Lubis, SKM, dalam sambutan dan laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan permohonan maaf kepada para kepala sekolah atas mundurnya jadwal pelantikan.

‎Pelatihan dokter remaja sebenarnya telah dilaksanakan pada bulan Juli 2025, namun pelantikan baru bisa kita laksanakan pada bulan ini karena banyaknya kegiatan pelayanan di puskesmas, jelas Eva.

‎Ia juga berharap seluruh dokter remaja yang telah dilantik dapat tumbuh menjadi generasi yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan negara.

‎Semoga segala cita-cita anak-anak kita tercapai, terutama bagi mereka yang bercita-cita menjadi dokter di masa depan, tutupnya.

‎Kegiatan pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Camat Natal Mulia Gading, SE didampingi Ibu ketua PKK Kecamatan Natal, perwakilan Polsek Natal, Koramil 17 Natal, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal di Natal, Kepala sekolah serta para guru pengajar yang mewakili dari sekolah terkait. (AHS)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Menaker: BLK Disiapkan jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Surakarta—Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar pelatihannya makin relevan dengan kebutuhan industri, lebih mudah diakses, dan buka kesempatan...

Nasional Corruption Watch (NCW) Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi Dalam Pengungkapan Kasus Korupsi dan Narkoba

Bekasi — Nasional Corruption Watch (NCW) menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi yang dinilai tak bosan-bosan menunjukkan prestasi dan kinerja positif dalam penegakan hukum...

Bupati Karo Apresiasi CSR Indomaret Salurkan Bantuan Nutrisi kepada 250 Keluarga

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi komitmen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dalam menyalurkan bantuan nutrisi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi...

Menuju Karo Unggul dengan meningkatkan Kebersihan, Bupati Karo Tinjau Gotong Royong Di Kecamatan Tigapanah

Tigapanah - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., Para Asisten...

Tokoh Adat Sumut Drs Muhammad Bakhsan Parinduri Sebut Gordang Sambilan Adalah Instrumen Religi yang Sakral Bukan Alat Untuk Demo

Neracanews | Mandailing Natal - Penggunaan alat musik tradisional Gordang Sambilan dalam aksi demonstrasi di Mandailing Natal baru-baru ini menuai kecaman dari kalangan budayawan,...