Tragedi Kapal Pengangkut Industrial Fuel Oil / MFO Tenggelam di Belawan, Diduga Kongkalikong Mafia Minyak dengan Pertamina

Neracanews | BELAWAN – Karamnya Kapal SBHM 1 Ex JAYA NEGARA VII yang bermuatan Industrial Fuel Oil / MFO sekitar 440 Ton di Ujung Baru KD 203, Jalan Ujung Baru Pelabuhan Belawan pada, Kamis (11/1/2024) Pukul 02.00 Wib meninggalkan bekas yang mendalam bagi ekosistem laut.

Marine Fuel Oil atau MFO merupakan bahan bakar yang digunakan untuk pembakaran langsung pada sektor industri. Bahan bakar ini bukan termasuk jenis distillate, melainkan residue yang lebih kental pada suhu ruang serta berwarna hitam legam.

Menurut warga, kapal yang berukuran dimensi kapal 29.26 m x 9.75 m x 2.44 m (P x L x D) sedang muat Industrial Fuel Oil / MFO sekitar 440 ton. pengisian selesai pada hari Kamis, 11 Januari 2024, sekitar Pukul 01.30 Wib.

Menurut Keterangan Saksi inisial YA, selaku Mualim 1 / chief officer, sekitar pukul 02.00 Wib terlihat di ujung depan kapal sudah tenggelam dikarenakan adanya kebocoran sehingga air dari luar masuk ke dalam lambung kapal.

ko

Diketahui, kapal SBHM 1 Ex. Jaya Negara VII milik PT. Munasindo Mandiri Sejahtera, rencananya Industrial Fuel Oil / MFO akan bungker ke kapal gas camelot yang berada lampu satu.

Akibat kejadian tersebut Industrial Fuel Oil / MFO keluar dan tumpah Ke laut. Selanjutnya pihak dari Syahbandar Belawan memasang Oil Boom di sekitaran lokasi kejadian.

Menurut sumber media ini, pemilik PT Munasindo Mandiri Sejahtera adalah diduga seorang mafia minya terkenal di Sumatera Utara yang berinisial HAB.

Warga meminta kepada pihak pertamina untuk bertanggung jawab, akibat dari dugaan adanya pengisian BBM subsidi ilegal yang mengakibatkan ekosistem menjadi tercemar.

“Yang harus bertanggung jawab sepenuhnya adalah Pertamina. Karena vendor Pertamina saya duga mafia minyak terbesar di Sumut,” ungkap warga yang tidak ingin namanya dipublikasi.

Ditambahkannya, vendor Pertamina inisial HAB ini diduga hanya memakai nama Pertamina untuk mengelabui petugas.

“HAB hanya memakai baju Pertamina agar lolos kalau ada pengecekan di tengah laut. Kalau dilaut gak bisa ditangkap, karena suratnya lengkap,” sambungnya.

Atas kejadian itu, warga menilai adanya kongkalikong antara mafia minyak dengan Pertamina yang mengakibatkan kapal karam di Belawan.

Selanjutnya, Isu yang beredar dimasyarakat menyebutkan, sebelum Pertamina mengisi kapal SBHM l, ternyata kapal tersebut sudah bermuatan, sehingga pengisian Pertamina melebihi kapasitas hingga 440 ton.

“Jadi pas Pertamina ngisi, kapal tersebut langsung miring, diduga kebanyakan, karena sebelumnya sudah banyak minyak solar didalam, setelah itu masuk ke air dan tenggelam,” ungkap saksi yang namanya tidak mau disebutkan.

Hingga saat ini, awak media masih melakukan upaya konfirmasi terhadap HAB yang diduga merupakan mafia minya terbesar di Sumatera Utara

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Pertamina maupun Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Belawan (KSOP) Belawan enggan menjawab telvon awak media maupun menjawab konfirmasi pesan whatsapp.(Tim)

PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, tapi Membuka Lembaran Baru

Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak memandang...

Lapas Pancurbatu Dukung Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026). Rapat...

LSM GERRAM Kecam Keras Kadis LH Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango: Jangan Hina Wartawan Yang Datang Melakukan Konfirmasi Dugaan Korupsi

BEKASI — Ketua Umum LSM GERRAM (Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat), Paulus Simalango, S.H., mengecam keras dugaan tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi,...

Proyek Jalan HKBP Pearaja Berjalan, Dinas PUTR-Hub Diminta Awasi Ketat Mutu Pekerjaan

TAPUT (Neracanews) - Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTR-Hub) Kabupaten Tapanuli Utara diminta untuk turun langsung ke lapangan guna memantau dan mengawasi...