Sudah Diberitakan, Tambang Pasir Ilegal Lumban Ratus Tetap Bebas, Satpol PP Tunggu Hasil Rapat Tim Terpadu

Taput (Neracanews) Setelah diberitakan oleh media berdasarkan hasil investigasi lapangan, aktivitas penambangan pasir secara besar-besaran di kawasan Lumban Ratus, sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Sigeaon, Kabupaten Tapanuli Utara, hingga kini masih beroperasi bebas tanpa ada penindakan apa pun.

Padahal sebelumnya, Kepala Satpol PP Tapanuli Utara, Jakkon Marbun, melalui Kepala Bidang Penegakan Perda, David Nainggolan, telah berjanji akan segera melakukan penertiban. Namun fakta di lapangan menunjukkan, dari sekitar 15 titik lokasi penambangan yang beroperasi, belum ada satu pun yang ditertibkan.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (21/9/2026), Kepala Satpol PP Taput, Jakkon Marbun, mengaku pihaknya belum bisa langsung melakukan penindakan sebagaimana dijanjikan. Alasannya, masih menunggu keputusan rapat tim terpadu yang direncanakan digelar pada Kamis, 24 September 2026.

“Benar, hingga saat ini aktivitas tambang pasir di Lumban Ratus belum kami tindak. Rapat tim terpadu direncanakan dilaksanakan Kamis depan. Soal apa keputusan rapat nantinya, itulah yang menjadi pedoman kami, apakah menertibkan seluruh tambang atau bagaimana, kita tunggu hasil rapat nanti,” ujar Jakkon.

Tim terpadu yang dimaksud terdiri dari unsur pimpinan kecamatan (Uspika) Kecamatan Siatas Barita dan Tarutung, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta beberapa desa di wilayah yang terdapat aktivitas tambang pasir ilegal.

Berdasarkan pantauan langsung tim media, aktivitas penambangan pasir sungai menggunakan mesin penyedot (dompeng) kembali beroperasi secara besar-besaran di kawasan Lumban Ratus, membentang dari Kecamatan Tarutung hingga Kecamatan Siatas Barita.

Sekitar 15 titik aktivitas penambangan terlihat mengeruk pasir dari dasar sungai menggunakan mesin dompeng. Pasir dialirkan melalui pipa paralon langsung ke bak truk, sementara sisanya ditumpuk di penampungan sementara sebelum dimuat ke kendaraan pengangkut. Lokasi tersebar di sepanjang DAS Sigeaon, mulai dari Desa Parbubu Pea, Kecamatan Tarutung, hingga Desa Pansur Napitu, Kecamatan Siatas Barita.

Kawasan Lumban Ratus ini sebenarnya pernah ditutup pada Juni 2026 lalu. Bahkan Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, bersama mantan Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak, turun langsung ke lokasi melakukan penertiban, setelah masyarakat Siraja Hutagalung bergejolak dan menuntut penutupan lokasi tersebut.

Kini, hampir tiga bulan berlalu, aktivitas itu kembali berjalan tanpa hambatan. (Henry)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Asahan Raih Kategori Istimewa dengan Nilai 97,30 Persen pada Penilaian Kabupaten/Kota Ber-Aksi 2026

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan berhasil meraih kategori Istimewa dengan nilai 97,30 persen dalam Penilaian Percontohan Kabupaten/Kota Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026. Hasil...

Asahan Jalani Penilaian Akhir Kabupaten Percontohan Antikorupsi Ber-Aksi 2026

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menjalani penilaian akhir sebagai Kabupaten Percontohan Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tim...

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Menurun, Pemprov Tangani Ratusan Kasus

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan,...

TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan pada Jambore Kader PKK Sumut 2026

Medan - TP-PKK Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berhasil meraih dua penghargaan dalam Jambore Kader TP-PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang berlangsung di...

Keberatan Kades Simamora Hasibuan, Seleksi Perangkat Desa Diduga Ada Intervensi dan Permintaan Uang

Taput (Neracanews) - Kisruh proses seleksi perangkat Desa Simamora Hasibuan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, hingga kini belum menemukan titik terang. Seleksi dilaksanakan pada...