Bakar Lahan Dua Hektare, Dua Warga Inhu Terancam Pidana Berlapis

INHU — Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menetapkan dua orang tersangka terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum setempat. Kedua tersangka, FKP (38) dan H (60), kini terancam hukuman berat akibat pembakaran lahan seluas dua hektare.

Penindakan ini menegaskan komitmen Polres Inhu dalam memberantas praktik pembakaran lahan yang merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas Aiptu Misran menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku Karhutla di wilayah hukumnya.

“Polres Inhu akan terus melakukan penindakan terhadap setiap dugaan tindak pidana karhutla. Masyarakat kami imbau tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujar Misran.

Misran memaparkan adanya dua kasus ditempat kasus yang berbeda. Kasus pertama terungkap di Jalan Dusun V Citra, Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Rabu (2/9/2026). Seorang perempuan berinisial FKP (38) ditangkap usai diduga lalai dalam mengelola lahan hingga memicu kebakaran seluas satu hektare. Api baru dapat dipadamkan total tiga jam kemudian oleh personel Polsek Peranap bersama Damkar PT Citra dan warga lokal.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti:

3 lembar potongan ban dalam sepeda motor (diduga penyulut api)

1 bilah parang

1 batang kayu bekas terbakar

Sementara itu, kasus kedua terjadi di Jalan Simpang Korindo, Desa Kelesa, Kecamatan Seberida, Minggu (13/9/2026). Tersangka H (60) diduga secara sengaja membakar hasil tebasan semak belukar yang telah dikeringkan selama 1,5 bulan. Embusan angin kencang menyebabkan api tak terkendali hingga membakar satu hektare lahan di sekitarnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah pemantik api dan dua batang kayu bekas terbakar dari tempat kejadian perkara (TKP).

Penyidik Satreskrim Polres Inhu menjerat kedua tersangka dengan pasal berlapis yang merujuk pada:

UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP

UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja

UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan

UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Kepolisian mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat atau menemukan aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu bencana Karhutla. (Benny MS)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Tekankan Sinergi Daerah dalam Pembahasan Revisi UU Pemerintahan Daerah

KISARAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Rekomendasi Kebijakan Masukan Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah di...

Wakil Bupati Asahan Buka Sosialisasi Penanganan Terpadu Gigitan Hewan Penular Rabies

KISARAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., membuka Sosialisasi Protokol Tata Laksana Pasca Gigitan Terpadu pada Gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Aula...

Bupati Asahan Lepas Atlet Renang Berlaga di Indonesia Open 2026

KISARAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melepas atlet renang asal Kabupaten Asahan, Giony Ruben Dwinov Siahaan, yang akan mewakili Sumatera Utara...

Wakil Bupati Asahan Buka Kemitraan Usaha Mikro, Dorong Produk Lokal Masuk Ritel Modern

KISARAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., membuka Kegiatan Pemberdayaan Melalui Kemitraan Usaha Mikro Tahun 2026 di Aula UPTD BLK Kabupaten Asahan, Jalan...

Pemkab Asahan Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu (28/10/2026). Wakil Bupati Asahan,...