Kamis, Agustus 28, 2025
spot_img

Raja LAK Galuh Pakuan: Subang Harus Siap Menyambut Perubahan Besar Teknologi Dunia

Subang – Dalam momentum penting Konferensi Pertukaran Talenta dan Pelatihan Industri Transisi Energi di Subang, sebuah pernyataan sarat makna disampaikan oleh Raja LAK Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB, melalui Girang Harta Galuh Pakuan sekaligus Direktur LinkHub, Dewi Kandiati Paramesty Tine Yowargana atau yang akrab disapa Ting Ting.

Dengan penuh emosi dan semangat, Ting Ting menyampaikan pesan Evi Silviadi secara refleksi mendalam atas perjalanan Subang menuju era baru energi dan teknologi. Ia mengangkat sosok Prof. Chen Qing Quan—dikenal luas sebagai Bapak Kendaraan Listrik Dunia—sebagai panutan yang memengaruhi banyak langkah besar yang sedang dan akan terjadi di Subang.

“Saya sering bangga kepada sosok guru yang konsisten. Beliau membangun mimpinya dari nol, bahkan saat harus memperbaiki mobil yang menyemburkan asap ke wajahnya. Tapi kini, mimpi itu menjelma menjadi BYD—pabrik mobil listrik besar yang hadir di Subang,” ungkapnya kepada awak media pada Senin, (5/5/2025).

Meski terkendala bahasa dalam berkomunikasi dengan delegasi dari China, pesan yang ingin disampaikan Evi Silviadi melalui Ting Ting menjadi sangat jelas: Subang harus bangkit, dan teknologi adalah jalan masa depan.

“Saya datang ke China hanya karena mengikuti kata hati. Dulu saya datang sebagai seseorang yang tidak mengerti apapun, tapi di sana saya disambut dengan kehormatan. Maka dari itu, saya ingin agar Subang bisa membalas kehormatan itu dengan kerja keras dan kesiapan teknologi,” katanya.

Prof. Chen Qing Quan Siap Dukung SDM Subang

Di sisi lain, Prof. Chen Qing Quan menegaskan komitmennya untuk membantu Subang membangun ekosistem industri energi terbarukan. Ia menyatakan siap mendukung pengembangan kompetensi SDM lokal agar siap mengisi kebutuhan perusahaan investor global yang akan masuk ke Subang Metropolitan.

“Saya hadir di Subang bukan hanya untuk investasi, tapi untuk memastikan pengembangan sumber daya manusia berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat Subang,” ujar Prof. Chen pada sambutannya pada Sabtu, (3/5/2025), di Aula Kantor Bupati Subang.

Pernyataan Raja Galuh Pakuan dan Prof. Chen menjadi sinyal kuat bahwa Subang tengah berada di persimpangan penting sejarahnya. Dengan kesiapan masyarakat dan dukungan teknologi dunia, Subang bisa bertransformasi menjadi pusat industri energi terbarukan di Indonesia. (Ozi)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Listrik Mati Modus Pemeliharaan Jaringan, Ternyata Bongkar Tiang Listrik

Deli Serdang - Masyarakat Desa Kampung Lalang, Desa Paya Geli mengeluhkan adanya informasi dari Kantor Unit Layanan Pengadaan PLN Binjai Timur yang dinilai hanya...

Pasca Larang Peliputan RALB KSU Peduli Usaha Bersama, Oknum Aparatur Desa Dilaporkan ke Polres Madina

Neracanews | Mandailing Natal - Pelarangan merekam dan meliput kegiatan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Koperasi Serba Usaha (KSU) Peduli Usaha Bersama yang dialami...

Ketua DPW PWDPI Sumut Laporkan Oknum KTH KPLS Ke Poldasu,Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Ormas

MEDAN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW PWDPI) Sumatera Utara, Dinatal Lumbantobing,S.H resmi membuat laporan pengaduan ke Kepolisian Daerah...

Bupati Bersama Ketua DPRD Humbahas Ikuti Rakornas PHD di Sultra

Humbahas (Neracanews) - Bupati Humbahas Oloan P Nababan bersama Ketua DPRD Humbahas Parulian Simamora termasuk Sekretaris DPRD Humbahas Nipson Lumban Gaol ikut menghadiri Rakornas...

LBH Medan Mengecam Tindakan Brutal Polda Sumut Saat Penanganan Masa Aksi di Medan

Medan - Aksi massa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa siang berakhir ricuh setelah aparat kepolisian dan Brimob menembakkan water cannon, gas...