Lobang Galian PDAM Perumda Mual Nauli Memakan 4 Korban, Calon Dirut Abai Dengan Aturan K3

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Pengerjaan galian pipa air Perumda Mual Nauli terletak di Jln Raja Junjung Lubis, Kelurahan Sibulan Baru, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dinilai abai dengan standar keselamatan kerja (K3).

Pengerjaan perbaikan terkesan sembrawut ini bagaikan jebakan maut yang mengancam nyawa pengguna jalan. Demikian disampaikan Tupang (56) di Simpang DPR Pandan atau Simpang Jln Raja Junjung Lubis, Senin (02/03/26).

“Ini sangat membahayakan warga, jangan sempat bahaya menghampiri pengendara seperti yang baru-baru ini terjadi di Tangerang, karena menghindari lobang, korban kemudian ditabrak mobil sampai meninggal dunia,” Ungkapnya.

Selain itu, dia juga merasa miris melihat para pekerja perbaikan pipa air PDAM tidak memiliki standar keselamatan dalam bekerja. Padahal, kandidat calon Direktur Perumda Mual Nauli, B Sondang H Lumban Gaol, yang terpantau santai berada di lokasi pebaikan pipa milik PDAM, justru terkesan tutup mata seakan tidak mempedulikan standara K3 yang seharunya di utamakan dalam melaksanakan tugas para pegawai PDAM.

“Ini adalah kelalaian, calon Direktur tidak tau standar keselamatan ?. Apakah harus ada korban tewas dulu baru mereka sadar bahwa standar keselamatan itu penting?,” katanya.

Terlihat di lokasi pengerjaan galian pipa menganga tanpa garis pembatas, maupun rambu peringatan dini. Bahkan tumpukan material tanah menimbun sebagian badan jalan, sehingga menyempitkan jalur hingga separuh jalan.

“Lihat itu, pengendara sepeda motor terpaksa harus bermanuver demi menghindari bahaya di tepi galian sedalam pinggang orang dewasa itu,” ungkapnya.

Tupang berharap agar pihak Perumda Mual Nauli segera memasang pagar pengaman atau setidaknya safety cone dan line pembatas pengerjaan pipa yang kuat di sepanjang tepi galian dalam 1×24 jam, serta menyingkirkan tumpukan material tanah dari badan jalan untuk mengembalikan fungsi jalan dan mencegah kecelakaan, hingga mematuhi standar Keselamatan Kerja (K3).

Benar saja,, setelah malam tiba, korban pengendara sebanyak 4 kereta terjungkal akibat material galian sampai-sampai para korban dilarikan ke rumah sakit RSUD Pandan.

Dari kejadian laka tunggal di akibatkan material galian pipa PDAM Mual Nauli, salah satu korban pengendara warga Pandan sangat menyayangkan bahwa galian tersebut tidak terlihat tanda tanda ada galian yang memakan badan jalan.

“Tidak nampak bang ada galian disitu, kebetulan galian itu posisinya di tempat gelap siapa yang tau. Kemarin seingat aku udah di tutup, ini di gali lagi,” Ucapnya menahan rasa sakit akibat kecelakaan yang dialaminya.

Setelah berkomunikasi dengan orang tuanya, akhirnya korban dilarikan kerumah sakit Pandan untuk penanganan medis.

(Rimember)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...