Karo – Jaringan narkoba yang di kendalikan bernama Tabah Simbolon dan Tanta Ginting belum dapat di ungkap Polres Tanah Karo, disinyalir ada keterlibatan oknum Polisi.
Sudah 9 hari informasi ini diberikan kepada kepolisian, hingga sampai saat ini jaringan kartel narkoba itu belum tersentuh. Sepertinya intel kepolisian terlalu lama tidor. Dari informasi yang berkembang jaringan Bolon dan Anta ini telah mengembangkan barak-barak kecil.
Sistem loket transaksi pun di ciptakan oleh mereka, seperti di Desa Martelu Kecamatan Laubalang dan di Desa Mardinding dengan pengedar berinisial Pari.
Masih di Kecamatan Laubaleng tepatnya di Desa Buluh Pancur dengan inisial “ST” alias Siman Tarigan. Perlu diketahui nama Siman Tarigan ini pernah jadi target operas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, namun karena kelincahan dan kelicinannya pihak kepolisian belum berhasil mengungkap.
Selain itu terdapat juga di Desa Lau Pakam Kec. Mardingding dengan inisial PT alias Perdana.
Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, melalui Kasatresnarkoba Polres Tanah Karo AKP J.H. Pardede, S.H mengatakan “Dari beberapa lokasi yang di infokan, sudah kita chek ke lapangan namun tidak kita temukan aktifitas peredaran narkotika bang. Untuk giat pengechekannya nanti kita rilis ya bang.” Katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa (10/02/2026).
Dari informasi yang diberikan telah ada loket-loket transaksi narkoba, kasat Narkoba Polres Tanah Karo masih melakukan koordinasi terhadap anggotanya.
“Ok bang. Kita kerahkan anggota kita kesana bang,” ungkapnya.



