Kamis, Februari 19, 2026
spot_img

Imbas Bencana di Tapteng, Ratusan Sekolah Alami Kerusakan Sedang hingga Rusak Parah

Tapanuli Tengah (Pandan) – Imbas bencana yang terjadi pada 25 November 2025 beberapa Minggu lalu, sesuai dengan pendataan di lapangan bahwa Rumah tempat menimbah ilmu di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) tercatat mengalami kerusakan sekitar 368 Sekolah Se-Tapteng.

Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Tapteng, Johannes Simanjuntak, S.Pd, MM, menyampaikan, data yang disajikan merupakan hasil koordinasi dan pendataan di lapangan oleh Dinas Pendidikan Tapteng bekerjasama dengan Satuan Pendidikan di beberapa wilayah terdampak bencana.

“Ratusan gedung sekolah luluh lantak akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor,” Kata Johannes Simanjuntak pada Kamis (18/12/2025).

Ia juga menjelaskan lebih terperinci, adapun ratusan sekolah yang terdampak meliputi jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 126 PAUD, 192 Sekolah Dasar (SD) dan 50 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Johannes juga mengungkapkan, sampai saat ini masih dilakukan pemetaan fasilitas pendidikan dan tingkat kerusakan Gedung Sekolah, mulai dari rusak ringan sampai dengan rusak berat.

Secara umum, beberapa Gedung Sekolah mengalami rusak berat dan sudah tidak dapat digunakan lagi. Data ini sudah disampaikan kepada BPBD Tapteng sehingga informasinya dapat diketahui publik.

“Bahkan beberapa di antaranya harus direlokasi, karena kondisi gedung sekolahnya tidak dapat digunakan lagi,” Ungkap Johannes Simanjuntak.

Untuk mengatasi dampak bencana alam banjir bandang dan longsor pada proses belajar mengajar, Dinas Pendidikan Tapteng melakukan berbagai upaya diantaranya :

1. Melakukan pembelajaran menyenangkan tanpa PR bagi sekolah yang tidak berdampak secara luring.

2. Bagi satuan pendidikan yang berdampak, Dinas Pendidikan menyelenggarakan kegiatan Trauma Healing bagi peserta didik yang ada di lokasi pengungsian dan Tenda Sekolah Darurat.

3. Pembuatan Posko Tenda Sekolah Darurat di beberapa titik kecamatan yakni di Tukka (di Tanah Merah dan di SMA Tukka masing masing 2 tenda), di Kecamatan Pandan (Catolik Center) 1 tenda, Kecamatan Badiri dibuatkan Posko Sekolah Darurat di Aula Kantor Camat dan di Lapangan Bola Kebun Pisang ( 2 tenda).

4. Kegiatan pembelajaran di Posko Sekolah Darurat telah berjalan dengan pendekatan trauma healing, bekerja sama dengan Save of Children, Psikolog dari Dinas PPPA Tapteng. Dan rencana ke depan, akan dihadirkan Tim Psikolog dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sumatera Utara.

5. Bantuan secara langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah bagi 3 guru dan 10 siswa, 52 Satuan Pendidikan tingkat TK, SD dan SMP yang terkena dampak bencana.

6. Akselerasi dan monitoring pembersihan sekolah dari dampak banjir di beberapa sekolah dengan mendatangkan Alat Berat/Beko untuk mempermudah pembersihan lumpur dan sisa banjir di area Sekolah.

7. Menginventarisir mobiler sekolah yang layak digunakan kembali.

8. Mempersiapkan segala aspek yang dibutuhkan untuk melaksanakan KBM kembali normal di awal Tahun Ajaran 2026 mendatang.

“Saat ini pembelajaran secara tatap muka/luring sudah mulai dilaksanakan di beberapa sekolah yang tidak terdampak bencana dan untuk sekolah terdampak dilaksanakan pembelajaran secara daring,” tuturnya.

(Rimember)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Wabup Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Budaya Kerja

Asahan, 18 Februari 2026 — Wakil Bupati Asahan, Rianto, memimpin pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi....

Wabup Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sei Dua Hulu

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (18/02/2026). Bantuan tersebut...

Seluruh Sungai Meluap Gegara Hujan Sehari Satu Malam di Tapteng

Tapanuli Tengah Badiri (Neracanews) - Balum hilang dari benak masyarakat kejadian banjir tanggal 11 dan 15 Februari 2026. Pada Senin kemarin masyarakat Tapteng kembali...

SBSI Apresiasi Presiden Prabowo ‘Perbaiki Kesejahteraan Hakim Ad Hoc’

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP-KSBSI) mengapresiasi langkah presiden yang secara konkrit menerima aspirasi Hakim ad hoc dan kalangan...

Antonius Ginting Dobrak Standar Pelayanan Kesehatan dan Kependudukan Karo

KARO - Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, secara konsisten memperkuat kualitas pelayanan publik di wilayahnya. Langkah ini diambil guna memastikan...