Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Harmonisasi Pembinaan Spiritual, LPKA Palu bersama Kemenag Berikan Kelas Keagamaan bagi Anak Binaan

Palu – Harmonisasi Pembinaan Spiritual, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Palu bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu berikan kelas keagamaan bagi anak binaan, Senin (22/4) pagi.

Bertempat di Musholla LPKA Palu, kegiatan ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam, Ustadzah Harnia yang didampingi staf pembinaan, Annisaa Ayu serta diikuti oleh seluruh Anak Binaan.

Ustadzah Harnia mengawali kelas keagamaan dengan saling bermaaf-maafan karena masih dalam suasana bulan syawal. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi Anak Binaan untuk mendalami agama dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memberikan suasana yang tenang dan damai di dalam LPKA.

“Saya berharap anak-anakku sekalian dapat menanamkan ilmu agama di dalam diri. Sucikan hati dan fikiran karena saat ini kita telah kembali fitri, jadi lakukanlah hal yang baik yang bernilai pahala,” pesan Ustadzah Harnia.

Turut mendampingi kegiatan tersebut, Annisa mengungkapkan bahwa harmonisasi pembinaan spiritual merupakan kolaborasi LPKA Palu Bersama kemenag guna menciptakan generasi yang hebat dan memiliki akhlak mulia.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, anak merupakan anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang dewasa untuk memberikan pendampingan, doroangan agar mereka bisa menjadi anak yang cerdas dan memiliki bekal pondasi agama yang kuat,” ungkap Annisa

Di tempat yang berbeda, Kepala LPKA Palu menyampaikan bahwa kegiatan kelas keagamaan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pelayanan keagamaan bagi Anak Binaan yang beragama Islam. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental dan spiritual Anak Binaan.

“Jika pondasi agama sudah kuat dan mereka pahami dengan baik, saya pastikan mereka tidak akan terjatuh dikesalahan yang sama. Tetap semangat mengikuti pembinaan di LPKA Palu dan teruslah berusaha untuk merubah kapasitas diri menjadi lebih baik,” harap Revanda.(Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...