Tapanuli Tengah Badiri (Neracanews) – Masinton Pasaribu selaku Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), kunjungi Sekolah Darurat Bencana di Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng, Selasa (06/01/2026).
Kedatangan sosok Masinton ke posko pengungsian bentuk kepedulian keberlanjutan proses belajar kepada Siswa/siswi yang dimulai pada Senin 05 Januari 2026.
Kunjungan Masinton di Sekolah Darurat Badiri bertujuan memberikan semangat belajar serta menyerahkan bantuan peralatan sekolah untuk mendukung proses belajar kembali normal seperti sediakala.
“Kita ingin memastikan proses pendidikan tetap berjalan bagi para pelajar yang terdampak bencana alam,” Ujarnya.
Dalam kesempatan itu Masinton menyapa para siswa serta memberikan semangat dan hiburan agar anak-anak tetap ceria dan termotivasi untuk belajar meskipun berada dalam situasi darurat.
Dimomen pembagian pendukung peralatan sekolah yang dipimpin sosok Bupati, kecerian seyum dan tawa para siswa/siawi menghiasi proses belajar walau proses belajar masih di tenda pengungsian.
“Tetap semangat ya anak-anak. Untuk kebutuhan sekolah tidak perlu dikhawatirkan, semua akan kita fasilitasi,” ujar Bupati Tapteng di hadapan para siswa dan guru.
Mendukung proses belajar mengajar pascabencana dilakukan dengan pendekatan pembelajaran menyenangkan, trauma healing, serta dukungan pisikososial bagi peserta didik. Pendekatan ini diharapkan mampu memulihkan kondisi mental anak-anak sekaligus menjaga semangat belajar mereka.
Kesiapan sekolah darurat ditandai dengan sejumlah langkah konkret yang telah direncanakan sejak awal dan langsung diimplementasikan oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait. Untuk sekolah-sekolah yang masih terisolasi, seperti SD Sigiring-giring dan SD Hutanabolon 3, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di tenda darurat yang disiapkan oleh Kementerian Pendidikan.
Meski berlangsung dalam kondisi terbatas, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan. Pemkab Tapteng saat ini juga memfokuskan upaya pada pembersihan ruang-ruang sekolah agar aktivitas pendidikan dapat segera kembali normal.
“Semangat belajar trus ya, pemerintah akan selalu hadir, Tuntut ilmu setinggi mungkin,” Ungkapnya.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Tapteng menegaskan komitmennya untuk memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi, sekaligus menumbuhkan harapan dan optimisme bagi generasi muda di tengah proses pemulihan pascabencana.
(Rimember)



