Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

BSPSU Bersama Pesantren Modren Gelar Silaturahmi Kebangsaan dan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemula

Neracanews | Medan – Penggunaan politik identitas berdampak kepada terpolarisasinya masyarakat dan dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, oleh sebab itu, pendidikan politik kepada anak-anak muda terutama para pelajar yang merupakan calon pemilih pemula sangat penting dilakukan sejak dini, agar nantinya dapat menjadi pemilih yang cerdas pada Pemilu dengan harapan tidak terpengaruh terhadap upaya-upaya penggunaan politik identitas.

Dalam rangka menumbuh kembangkan pengetahuan dalam menggunakan hak suaranya sebagai pemilih. Badan Silaturahmi Pesantren Sumatera Utara (BSPSU) bersama pengurus Pesantren di Medan, menggelar Silaturahmi Kebangsaan dan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Para Santriawan/Santriwati.

Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula dalam Rangka Mewaspadai Penggunaan Politik Identitas Dilingkungan Pesantren yang bertemakan “Menolak Politik Identitas Serta Politilisasi Agama” bertempat di Pesantren Modern Darul Hikmah, Jalan Pelajar, Medan Kota, Rabu (20/7/2022) malam..

Kegiatan itu dihadiri ratusan peserta Santri tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Ketua Umum BSPSU, Drs. H. Yulizar Parlagutan Lubis, Msi beserta para pengurus dan tenaga pengajar Pesantren.

Ketua BSPSU, Drs. H. Yulizar Parlagutan dalam sambutan dan arahannya mengajak para santriawan/santriwati agar melek Politik dan mengetahuinya sehingga kedepan mereka dapat menetukan dan menggunakan hak suaranya dalam menentukan siapa pemimpin negara ini.

Yulizar menyebutkan, para santriawan/santriwati tidak perlu segan untuk belajar politik diluar kelas ataupun dapat langsung bertanya kepada guru pendidik apabila belum memahami apa arti politik terhadap hak suaranya. Serta manfaatkan perpustakaan pesantren yakni dengan rajin membaca. Sehingga, para santriawan/santriwati didalam dunia perpolitikan lebih cerdas dan menuju kearah yang baik.

“Politik merupakan suatu cara untuk merebut kekuasaan, namun bukan pula penggunaan politik dikaitkan dengan identitas agama, golongan serta lainnya yang menghalalkan segala cara termasuk politik identitas yang membahayakan dan dapat memecah belah kehidupan masyarakat, bangsa dan keutuham NKRI,” kata Ketua Badan Silaturahmi Pesantren Sumatera Utara (BSPSU), Drs. H. Yulizar Parlagutan Lubis, Msi.

Lebih lanjut, kepada wartawan ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula di pesantren perlu dilakukan.

“Oleh karena itu, mari sosialiasikan politik ini ke tiap pesantren dan bukan hanya kepada para lembaga lembaga yang berkompoten saja. Apalagi sejak dulu Pesantren sudah ada sebelum Republik ini berdiri. Maka mari kita jaga pesantren bersama ini dari isu, fitnah dan hal negatif politik identitas. Bersama kita mensosialisasikan politik identitas ini kepada anak anak (santriawan/santriwati) agar mereka bisa lebih memahami,” ucap Yulizar.

Diakhir pesan dan arahan serta harapan, Ketua BSPSU, Drs. H. Yulizar Parlagutan terhadap para santriawan/santriwati di pesantren pada Pemilu 2024 mendatang, para santriawan/santriwati dihimbau untuk tidak ragu menggunakan hak suaranya. “Tutup Politisi Partai Persatuan Pembangunan Sumatera Utara.(021)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...