Badan Jalan Lemie Langkak Butuh Perhatian Pemerintah Sebelum Makan Korban

Suka Makmue – Neracanews.com |Jalan penghubung Lamie Langkak, Kecamata Tripa makmur, Kabupaten Nagan Raya tepatnya di Dusun Mon Dua mengalami longsor akibat terkikis air sungai Lamie, Selasa 27 Desember 2022.

Dari hasil informasi diterima oleh Neracanews.com dari salah seorang warga Saiful mengatakan bahwa abrasi itu terjadi dari tahun ke tahun hingga memakan sebagian badan jalan provinsi itu, diantaranya Desa Drien Tujoh dan Desa Mon Dua laporan melalui media juga Udah sering tapi yang ada janji dan janji, bahkan di Drien Tujoh kini menggunakan tanah warga mengujikan hanya sebatas 5 bulan.,” Kata Saiful

Menurut Bansawan warga Drien Tujoh saat diwawancara dirinya meminta tolong pada salah seorang wartawan senior dulunya dia memegang media cakrawala Nusantara, wartawan menjawab dulu saya perjuangkan rumah pertama sekali dengan relawan Yogyakarta itu disetujui pada tanggal 25 Mai rumah itu dibangun di kabupaten Singkil pertama sekali kemudian ketika wartawan itu pindah ke nagari raya dia perjuangkan pengaspalan jalan dan Tiang listrik di Suak nyamuk ( Cot Mee) bersama M Nasir Djamil Anggota DPR-RI, dan baru baru ini dia perjuangkan pasar Senin desa Kabu Alhamdulillah berhasil dan perjuangan yang dia lakukan semua bukan untuk kepentingan pribadi selalu kepentingan umum,” Terang warga

Bansawan menambahkan sekarang mengenai jalan ini pernah dirinya meminta uang jalan dengan humas bupati Nagan raya, tetapi jawaban Kabid Humas tidak ada uang, sehingga dia tidak mau untuk memperjuangkan, padahal apa salahnya wartawan akan melakukan pertemuan dengan pihak pengairan provinsi dan balai provinsi, padahal itu semua untuk kepentingan kita bersama, ketika wartawan ini bertugas di provinsi dia perjuangkan dengan Asib Amin batu gajah desa pasir keubedom,” kata Bansawan

Dia juga mengatakan bahwa PJ punya hak untuk menyampaikan ke provinsi melalui dinas terkait, PJ itu akan meneruskan apa yang sudah dust oleh bupati yang sudah habis masa jabatannya, tolong perhatikan kami sebagai masyarakat kabupaten Nagan raya,” Pintanya

Menurut Kanit pengairan bahwa dananya ada Rp 20,3 milyar untuk 3 tiga titik yaitu Desa Drien Tujoh kecamatan Tripa Makmur, Desa Gelanggang gajah kecamatan Darul Makmur dan desa Kuala Tuha kecamatan Kuala pesisir, kalau mengenai kapan dimulai tentu dalam waktu dekat kalau bisa kita itu secepatnya apalagi keadaannya sudah sangat memprihatinkan,” Terangnya.

Hasil investigasi Neracanews. Com menunjukan keadaan badan jalan sudah sangat memprihatinkan bila ini tidak segera ditangani kemungkinan besar akan ada korban bisa saja mobil atau kendaraan roda 2 akan jatuh.
(Dani S)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Sinergitas TNI-Polri, Kapolsek Natal Kunjungi Posal Natal Ucapkan Selamat HUT TNI AL ke-81

Neracanews | Mandailing Natal - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut ke-81, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si...

Karo Ops dan Dansat Brimob Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla di Inhu

INHU — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 20 hektar melanda wilayah Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Menanggapi...

Panitia Peresmian Kegiatan Akademik STAI Syekh Abdul Fattah Natal Resmi Dibubarkan

Neracanews | Mandailing Natal - Pengurus Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina (YP2BM) selaku Panitia Pelaksana Peresmian Dimulainya Kegiatan Akademik (Perkuliahan) Sekolah Tinggi Agama Islam...

DPRD Medan Rekomendasi Pembongkaran Bangunan Milik Oknum Anggota DPRD Sumut “Penguasa Adu Deking”

Medan - Komisi IV DPRD Medan yang membidangi infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup merekomendasikan pembongkaran bangunan milik oknum anggota DPRD Sumut Pintor Sitorus, Rabu...

Penipuan Hasil Panen di Karo, Warga Linggajulu Rugi Rp55 Juta

KABANJAHE — Warga Desa Linggajulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Efrison Bangun (32 tahun), resmi melaporkan kasus penipuan dan penggelapan uang ke Polres Tanah...