Optimalisasi Sinergitas TNI-Polri, Kompol M. Agung Darmawan Wujudkan Harkamtibmas

Neracanews | Jakarta – Agar tak menjadi tumpang tindih kewenangan penanganan aksi unjuk rasa yang berujung anarkis, dibutuhkan sinergisitas antara setiap instansi terkait, khususnya TNI-Polri.

Pasalnya, TNI merupakan Institusi yang selalu dilibatkan untuk membantu Polri, dalam pengamanan setiap aksi demonstrasi yang belakangan berujung anarkis dan marak terjadi belakangan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang Peserta Didik Sespimen Dikreg 62, Komisaris Polisi (Kompol) M. Agung Darmawan, dalam Naskah Karya Perseorangan (NKP) yang berjudul, “Optimalisasi Sinergitas Polri Dengan Institusi Terkait, Guna Penanganan Unjuk Rasa Anarkis Dalam Rangka Wujudkan Harkamtibmas”.

Kompol Agung menerangkan Optimalnya komunikasi koordinasi dan kolaborasi antara Polri dengan TNI, mampu mewujudkan dalam penanganan unjuk rasa yang berujung anarkis tersebut.

“Sehingga, dalam pelaksanaan penanganan unjuk rasa, dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu menuturkan, peningkatan sinergitas antar kedua intansi yang dapat dilakukan oleh kedua Isntitusi diatas tetap solid, baik melalui kegiatan formal maupun non formal.

“Ini, guna, meningkatkan harmonisasi kerjasama koordinasi antara kedua instansi,” terang Kompol Agung, yang pernah berdinas pada misi PBB Unamid di Darfur Sudan pada tahun 2016-2017 itu.

Optimalnya kerjasama antara Polri dengan TNI dalam penanganan unjuk rasa anarkis sebut Kompol Agung, didukung oleh peraturan-peraturan.

Salah satu peraturan yang mendukung dalam perbantuan TNI kepada Polri baik itu, telah diatur dalam Pasal 41 ayat (1) UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Bahkan, perbantuan TNI kepada Polri dan undang-undang No. 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara, khususnya Pasal 10 tentang perbantuan TNI kepada Polri,” tegas Kompol Agung, yang saat ini tengah berdinas, sebagai Kaurmin Bagian Perdamaian dan Kemanusiaan Biromisinter Hubinter Polri tersebut.

“Untuk itu guna meningkatkan kolaborasi dengan TNI diperlukan pemahaman dan pendalaman peraturan-peraturan tersebut agar dalam pelaksanaan kegiatan bersama tidak ada tumpang tindih kewenangan,”timpalnya.

Kendati demikian, Kapolda up Karo SDM diusulkan merekomendasikan pelatihan negosiator para personel pengamanan unjuk rasa.

“Agar, kiranya berkoordinasi dengan TNI agar adanya kesepahaman dalam meredam unjuk rasa anarkis yang efektif,” tandasnya.

Selain itu pelatihan negosiator, para personil pengamana juga, dibekali dengan materi yang sifatnya entertainment seperti, menyanyi, stand up komedi, sulap dan sebagainya.

Hal ini dilakukan, untuk membangun hubungan emosional dengan para pengunjuk rasa sehingga mudah untuk dikendalikan.

“Mengusulkan kepada Kapolda agar dapat menggagas adanya penandatanganan Fakta Integritas dari masing-masing instansi untuk mendukung terlaksananya sistem perbantuan TNI terhadap Polri yang senantiasa harus dilaksanakan secara proporsional dan prosedural,” tutupnya.(021)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Sambut Tim Supervisi Lomba HKG-PKK Sumatera Utara 2026

ASAHAN — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menerima kunjungan Tim Supervisi Desa/Kelurahan Percontohan dalam rangka Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Provinsi Sumatera...

Wabup Asahan Hadiri Pelepasan Jamaah Haji Kloter 7 di Asrama Haji Medan

Medan – Wakil Bupati Asahan menghadiri kegiatan pelepasan jamaah calon haji Kloter 7 Embarkasi Medan yang berlangsung pada Rabu dini hari (29/4/2025) sekitar pukul...

Jaringan Judi Togel AK “Jajah” Kecamatan Biru Biru, Bandar Lokal Ngaku Takluk, Polsek Diam, Kapolresta Diminta Tanggap

DELISERDANG - Warga Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, resah dengan maraknya praktik judi toto gelap (togel) merek AK yang menjajah hingga ke...

Pemkab Asahan Hadiri Pelantikan DEMA IAIDU Periode 2026–2027

ASAHAN — Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui kehadiran pada pelantikan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Daar...

Dies Natalis ke-40 UNA, Prof. Dr. Sri Rahayu Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar

KISARAN — Universitas Asahan (UNA) memperingati Dies Natalis ke-40 yang dirangkaikan dengan pengukuhan Guru Besar, Selasa (28/04/2026) pukul 09.00 WIB di Aula Zulfirman Siregar...