Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Pengkot TI Medan Loloskan Atlit Terbanyak

Neracanews | Medan – Pengkot Taekwondo Indonesia Medan berhasil meloloskan atlit paling banyak dalam seleksi atlet Kejurnas Prestasi Junior Tahun 2022 Taekwondo Indonesia Sumut di Medan, Sabtu (17/9/2022).

“Alhamdulilah ada 8 atlit yang lolos seleksi. Sehingga Pengkot TI Medan merupakan yang terbanyak meloloskan atlitnya. Kita berharap atlit yang lolos bisa mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional,”ungkap H. Hamdani Syahputra ketua Pengkot TI Medan, Ahad (18/9) via telepon pukul 17.00 wib

Sedangkan menurut bidang Binpres Tulus Abdiansyah, ada 24 atlit yang diturunkan untuk mengikuti seleksi Kejurnas ini. “ Semoga 8 atlit ini bisa menjaga stamina dan performanya sehingga tampil prima nantinya,”paparnya.

Wagubsu : Atlit Jangan Ikut-ikutan

Sementara, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengharapkan seleksi  Kejuaraan Nasional (Kejurnas) taekwondo dapat menjaring atlet-atlet berprestasi. Termasuk seleksi untuk Kejurnas Taekwondo Aceh 2022.
Menurutnya, dalam olahraga tidak bisa hanya ikut-ikutan saja. Melainkan harus benar-benar ada niat dalam diri  untuk menekuninya.

“Semoga dari seleksi Kejurnas Taekwondo Aceh ini akan terjaring atlet-atlet berprestasi,” ujar Musa Rajekshah, yang akrab disapa Ijeck, saat menghadiri seleksi atlet Kejurnas Prestasi Junior Tahun 2022 Taekwondo Indonesia Sumut di Medan, Sabtu (17/9/2022).

Sebagai Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumut, Ijeck juga berharap besar agar pengurus di daerah benar-benar bisa melatih dan membina atlet-atletnya dengan semangat berprestasi. Sebab tidak dipungkiri seleksi ini juga menjadi bagian untuk mempersiapkan atlet-atlet taekwondo yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 nantinya.
“Kita harus bersyukur karena Sumut dan Aceh menjadi tuan rumahnya. Tidak perlu begitu jauh kita mengirimkan atlet-atlet kita,” katanya.

Pihaknya juga berharap pada seleksi ini nantinya, para atlet tetap menjunjung tinggi sportivitas. Karena tanpa latihan tidak akan mungkin bisa mengejar prestasi. Begitu juga dengan pertandingan. Tanpa bertanding, tidak bisa menguji diri.
“Jadi semakin banyak bertanding, semakin bisa kita mengukur kemampuan kita,” sebutnya.

Ijeck juga mengingatkan para wasit untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Jangan sampai ada KKN di taekwondo ini. Karena jika itu terjadi, kita tidak bisa mendapatkan atlet yang berprestasi,” pungkasnya. (021)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...