Puluhan Emak-emak Diduga Disuap Untuk Menolak Keberadaan Plang OKP

Binjai – Puluhan Emak-emak (ibu-ibu red) menolak dengan keberadaan plang Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berada di jalan P Dipenogoro, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Senin (01/08/2022).

Mereka menolak berdirinya plang OKP yang berdominan Loreng Biru ini diwilayah tersebut dengan alasan takut anak – anak mereka terjerumus ikut tergabung dalam organisasi.

“Kami takut anak anak kami terjerumus ikut dalam organisasi nantinya, karena diketahui ketua organisasi ini seorang Bandar Besar,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Masih dikatakan warga yang tergabung emak emak ini, dengan kehadiran OKP dilingkungan ini kedepanya, banyak kerap akan sering terjadi kehilangan.

“Dulu waktu masih ada OKP disini, banyak warga warga disini yang kehilangan, pokoknya kami tetap berkeras menolak berdirinya plang OKP disini,” sorak salah seorang emak emak.

Kapolsek Binjai Timur AKP Aripin Pardede bersama anggota personil turun ke lokasi untuk menengahi warga agar tidak terjadi keributan besar.

Melihat situasi mulai tidak kondusif, akhirnya Kapolsek Binjai Timur AKP Aripin Pardede menyarankan agar dilakukan mediasi antara kedua belah pihak di kantor kelurahan.

“Agar masalah ini selesai, mari kita selesaikan permasalahan ini di kantor lurah, karena saya sebagai pihak kepolisian tidak bisa memberikan keputusan mutlak, karena kami disini sebagai keamanan saja,” ucap Aripin.

Selanjutnya, kedua belah pihak emak emak dengan pihak organisasi kepemudaan yang diwakili Sekertaris Surya Darma atau sering disapa Ateng bersama dengan Ketua PAC Binjai Timur B. Sagala hadir dalam mediasi tersebut di ruangan aula kantor kelurahan Mencirim.

Dalam mediasi tersebut, turut hadir Camat Binjai Timur Ariandi Ayun S.STP, MH, Lurah Mencirim Arvintona, Kapolsek Binjai Timur AKP Aripin Pardede, Kanit Reskrim Ipda Alex Pasaribu, Kamtibnas Binjai Timur Serka Olo Aritonang.

Dalam mediasi tersebut, sempat terjadi perdebatan, pasalnya pihak dari OKP berdominan loreng biru ini keberatan dengan berdirinya plang mereka dilokasi, padahal menurut mereka dilokasi simpang jalan tersebut terdapat plang organisasi dari dua huruf berdominan loreng orange.

“Kenapa kami tidak diperbolehkan mendirikan plang disitu, sementara ada plang dari organisasi dua huruf Berdiri tapi tidak diributin, ada apa? Apa ibu ibu tersebut diduga disuap seseorang,” ungkap Ketua organisasi PAC Binjai Timur B.Sagala didampingi Sekjen Satgas.

Masih kata B. Sagala, kami terima plang organisasi kami dicabut, tapi plang mereka juga harus dicabut biar adil, agar jangan ada timbul dugaan yang tak enak, mari kita bersama sama menjaga Binjai Timur ini agar lebih kondusif,” katanya.

Sementara itu, Camat Binjai Timur Ariandi Ayun meminta agar permasalahan ini diberikan waktu sampai hari Kamis.

“Nanti kita coba bahas Kembali, dan kita akan coba undang dari kedua belah pihak organisasi untuk ketemu dan juga dihadiri ibu ibu yang merasa keberatan, agar permasalahan ini secepatnya selesai,” pungkasnya. (Surya Turnip)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...