Pencemaran Nama Baik di Facebook, IPK DPD Karo Resmi Lapor Polisi Soal Hoaks

Pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong yang menyerang organisasi Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Karo resmi bergulir ke jalur hukum.

Pengurus IPK Kabupaten Karo mendatangi Mapolres Karo untuk melaporkan akun-akun media sosial yang dinilai menyebarkan informasi tidak benar dan memicu keresahan, Selasa (21/7/2026).

Laporan resmi IPK Karo diserahkan langsung oleh Ketua Harian DPD IPK Karo, Migralanov Sembiring, bersama jajaran pengurus. Langkah hukum tegas ini diambil berdasarkan mandat Surat Kuasa Khusus dari Ketua DPD IPK Karo, Maha Sendi Sembiring Milala.

Unggahan hoaks Facebook tersebut terdaftar dalam laporan resmi bernomor 001/DPD/IPK/KARO/VII/2026. Kasus ini bermula dari postingan di grup Facebook “Kede Kopi Merga Silima” yang beranggotakan lebih dari 900 orang. Konten tidak berdasar yang dibagikan oleh akun “Peserta Anonim”, “Anggota Anonim”, dan “SavvyBeet6753” secara terang-terangan menyerang nama baik organisasi IPK beserta pemimpinnya.

Dasar hukum pengaduan yang dilayangkan IPK Karo mengacu pada aturan tegas, di antaranya:

Pasal 27A UU ITE No. 1 Tahun 2024: Larangan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dengan cara memfitnah melalui media elektronik.

Pasal 28 Ayat (3) UU ITE No. 1 Tahun 2024: Larangan menyebarkan informasi bohong yang menimbulkan kerusuhan di masyarakat.

Pasal 20 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP: Ketentuan sanksi pidana bagi pelaku yang turut serta melakukan tindak pidana.

Pengelola grup Facebook juga turut dilaporkan oleh IPK Karo karena dinilai lalai dan membiarkan konten yang melanggar hukum beredar bebas di ruang publik grup tersebut.

“Kami minta Polres Karo segera menindaklanjuti dan memproses hukum semua pihak yang terlibat. Organisasi kami dan pemimpin kami tidak bisa dibiarkan terus-menerus difitnah dengan berita yang tidak benar,” tegas Migralanov Sembiring.

Dukungan penegakan hukum juga disampaikan IPK Karo kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas berbagai tindak pidana di Tanah Karo, termasuk peredaran narkoba dan kejahatan lainnya.

“Kami berharap ini menjadi pelajaran bersama: ruang digital harus digunakan dengan bertanggung jawab, menyebarkan kebaikan, bukan memecah belah persaudaraan kita di Tanah Karo,” tutupnya.
(Bintang Surbakti)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...