Bupati Tapteng Temui Warga Saat Gelar Aksi Unras Terkait Bantuan Jadup

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH, MH, menemui warga yang menyampaikan aspirasi terkait Bantuan Jaminan Hidup bagi korban bencana alam di wilayah Tapanuli Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran bantuan yang mengakibatkan warga resah dan berujung melakukan aksi di Kantor Pemkab Tapteng.

“Kami sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan ini, dan perlu diketahui bahwa keterlambatan ini bukan karena kesengajaan. Sejak awal bencana, pendataan telah dilakukan secara transparan dengan memprioritaskan korban yang paling terdampak,” Tutur Bupati di saat memberikan tanggapan terkait tuntutan para demonstran.

Tambah Masinton menjelaskan, kendala teknis muncul saat proses sinkronisasi data. Terdapat data yang tidak sesuai dengan sistem, sehingga belum dapat diterima.

Dikerumunan warga Bupati juga menjelaskan bahwa, harus memastikan data yang diajukan memenuhi Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan oleh Kementerian, khususnya terkait kriteria By Name By Address (BNBA).

Lebih lanjut, Masinton menekankan komitmennya terhadap transparansi. Ia memastikan bahwa mulai dari masa tanggap darurat hingga masa transisi pemulihan, seluruh bantuan dan penggunaan dana senantiasa dilaporkan serta diawasi ketat oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah Pusat.

“Saya sudah mewanti-wanti dan menekankan kepada OPD untuk tidak melakukan penyelewengan terhadap hak masyarakat. Tidak ada unsur politik maupun kepentingan pribadi di sini. Saya ingin agar masyarakat secepatnya terbantu,” Ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab saat ini terus melakukan penyisiran terhadap masyarakat yang belum terdata, tujuannya agar tidak ada warga yang kehilangan haknya dan tetap mengedepankan aturan yang berlaku.

“Kita terus melakukan penyisiran bagi masyarakat yang belum terdata. Kami ingin proses ini cepat terlaksana agar masyarakat segera terbantu dan Kabupaten Tapanuli Tengah bisa segera pulih kembali,” Tutup Bupati Tapteng.

Dipenghujung pemberian tanggapan terhadap Demonstran, tampak ratusan warga yang menggelar aksi di depan kantor Bupati Tapteng pada Rabu, (17/06/26), berlanjut dengan goyang bersama sembari membubarkan diri dengan tertib. (Rimember)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Wakil Bupati Asahan Hadiri Panen Raya Jagung di Lahan Lapas Minimum Security

Asahan – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas III Labuhan Ruku di lahan eks...

Hari Kesadaran Nasional di Inhu: Menatap Indonesia Emas Lewat Sawah dan Dapur Keluarga

​INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tidak ingin terjebak dalam seremoni belaka saat memperingati Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Krida Pertanian...

MTQ Ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Diikuti 1.109 Peserta dari Seluruh Daerah

Deli Serdang – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Romo H. R....

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Tapteng Gelar Aksi Donor Darah

Tapanuli Tengah (Neracanews) - Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar aksi bakti kesehatan berupa donor darah. Kegiatan yang mengusung...

MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Implementasikan Nilai Alquran dalam Pembangunan

DELISERDANG – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut...