INHU – Komitmen mewujudkan swasembada pangan nasional benar-benar digelorakan hingga ke tingkat desa oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu). Tidak hanya menjaga keamanan, Korps Bhayangkara ini turun langsung ke lumpur dan ladang untuk mendampingi warga mengoptimalkan lahan produktif.
Aksi nyata diperlihatkan oleh personel Polres Inhu di dua titik berbeda. Mereka membuktikan bahwa sinergi antara polisi dan petani adalah kunci utama dalam membangun kemandirian ekonomi dari akar rumput.
Dari Pekarangan Rumah di Desa Kelesa
Aksi pertama berlangsung di RT 007 RW 001, Desa Kelesa, Kecamatan Seberida. Bhabinkamtibmas AIPDA D.A. Daulay menyambangi pemukiman warga yang sukses memanfaatkan sejengkal tanah di pekarangan rumah mereka.
Di sana, lahan yang dulunya tidur kini hijau royo-royo oleh tanaman jagung manis, labu, hingga kemangi. AIPDA Daulay tidak sekadar datang memantau, tetapi juga ikut memberikan motivasi agar pertanian skala rumah tangga ini terus diperluas.
”Ketahanan pangan yang kuat itu sejatinya dimulai dari dapur keluarga dan lingkungan desa. Jika pekarangan dikelola dengan optimal, stabilitas pangan kita akan terjaga secara berkelanjutan,” ujar Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas, Aiptu Misran, Senin (15/6/2026).
Di waktu yang bersamaan, atmosfer produktif juga terasa di Kecamatan Kelayang. Personel Polsek Kelayang yang dipimpin Brigadir Epi Sepriadi bersama perangkat desa bergerak mengecek hamparan hijau Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Desa Teluk Sejuah.
Lahan luas berukuran 1,5 hektare yang dikelola kolaboratif bersama warga bernama Jarno tersebut kini menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Ditanam sejak 7 Maret 2026, batang-batang jagung di sana tumbuh subur dengan ketinggian mencapai 1,5 hingga 2 meter.
Jika tidak ada arah melintang, hamparan jagung pipil ini dijadwalkan akan memasuki masa panen raya pada Rabu, 17 Juni 2026 besok lusa.
Aiptu Misran menegaskan bahwa target utama dari operasi humanis Polres Inhu ini bukanlah sekadar mengejar angka produksi atau seremonial panen semata. Lebih dari itu, kepolisian ingin mengedukasi dan memicu lahirnya budaya produktif di tengah masyarakat.
”Polres Inhu akan terus mengawal dan mendukung penuh program-program yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga. Sektor pertanian adalah fondasi terkuat bagi ketahanan ekonomi lokal sekaligus penopang ketahanan nasional,” pungkas Aiptu Misran. (Benny MS)



