INHU – Sektor perkebunan kelapa sawit terus menjadi urat nadi perekonomian di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Guna memastikan produktivitas lahan masyarakat tetap prima di tengah tantangan fluktuasi harga, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Rabu (10/6/2026).
Acara yang berpusat di areal Kelompok Tani (KT) I Kebun Sawit Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Bersama, Desa Kerubung Jaya, Kecamatan Batang Cenaku ini berlangsung meriah dan penuh optimisme.
Momentum krusial ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Inhu Sabtu Pradiansyah Sinurat, jajaran anggota DPRD, kepala OPD terkait, Camat Batang Cenaku, serta para ketua dan pengurus KUD se-Kecamatan Batang Cenaku.
Dalam arahannya, Bupati Ade Agus Hartanto menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus mengoptimalkan sektor perkebunan. Baginya, sawit bukan sekadar komoditas, melainkan penopang utama kesejahteraan masyarakat Inhu, terutama saat menghadapi gejolak harga Tandan Buah Segar (TBS).
“Perekonomian masyarakat Inhu sangat bergantung pada sektor perkebunan. Karena itu, program peremajaan sawit rakyat harus terus kita dukung agar produktivitas melonjak dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” tegas Bupati Ade Agus.
Dalam pada itu, Ketua KUD Karya Bersama, H. Syamsir, tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan apresiasinya kepada jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, program replanting ini adalah langkah konkret yang sudah lama dinantikan masyarakat.
“Kami bersama seluruh pengurus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Inhu atas dukungan dan fasilitasi Program Peremajaan Sawit Rakyat ini,” ungkap H. Syamsir dalam sambutannya.
Ia memaparkan bahwa pada tahun 2026 ini, program PSR di wilayahnya mencakup lahan seluas 405 hektare yang dimiliki oleh 401 anggota koperasi. Program ini diyakini akan menjadi batu loncatan besar bagi peningkatan produktivitas kebun sawit rakyat di masa depan.
Dukungan serupa juga mengalir dari Ketua Aspekpir. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pengurus koperasi untuk bersinergi mengawal jalannya peremajaan ini. “Kami berharap seluruh pengurus koperasi dan anggota dapat bersama-sama mengawal program ini hingga berhasil sesuai dengan tujuan yang kita harapkan,” tuturnya. (Benny MS)



