Taput (Neracanews) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pejabat Administrator serta Pejabat Pengawas, Selasa (11/2/2026) di Aula Martua Kantor Bupati. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.
Pelantikan ini menjadi tindak lanjut dari perubahan struktur organisasi dan penyesuaian nomenklatur perangkat daerah. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan menguatkan kinerja birokrasi, mengingat keterbatasan kapasitas fiskal daerah.
“Penggabungan beberapa unit kerja bukan semata-mata keinginan pimpinan, melainkan kebutuhan organisasi dan daerah. Kondisi keuangan yang relatif terbatas dengan beban belanja yang cukup besar menuntut kita mengambil langkah konkret agar pembangunan tetap berjalan dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Menurutnya, penggabungan organisasi diharapkan dapat menghemat anggaran hingga kurang lebih Rp4 miliar. “Ini merupakan upaya nyata agar keuangan daerah tetap sehat tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Bupati juga memberikan pesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah jabatan dengan tanggung jawab, loyalitas, dan integritas. Ia menegaskan bahwa jabatan adalah bentuk kepercayaan yang akan selalu dievaluasi berdasarkan kinerja dan rekam jejak masing-masing pejabat.
“Jabatan bukanlah sesuatu yang bersifat permanen. Evaluasi akan terus dilakukan. Siapa yang memiliki kinerja baik, responsif, dan berdedikasi akan diberikan kesempatan. Sebaliknya, yang tidak menunjukkan kinerja akan melalui proses evaluasi,” jelasnya.
Pada akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten untuk tetap bersinergi, bekerja dengan penuh komitmen, serta menjadikan perubahan organisasi sebagai momentum untuk meningkatkan profesionalisme, efektivitas, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik. (Henry)



