Misteri Dana BOS Kabanjahe: Transparansi Nihil, Dugaan Korupsi Mencuat

KABANJAHE – Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di sejumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, hampir seluruh sekolah kedapatan tidak memasang papan pengumuman rincian penggunaan anggaran tersebut.

Kondisi ini bertentangan dengan Pasal 56 Permendikbudristek Nomor 63 Tahun 2022, yang mewajibkan sekolah mengelola dana secara transparan agar dapat dipantau oleh siswa, orang tua, maupun masyarakat luas.

Fakta Lapangan yang Janggal

Di SDN 040443 Kabanjahe, ketidaktransparanan ini memicu kecurigaan publik. Sebelumnya, sekolah ini sempat diberitakan karena keterbatasan fasilitas, di mana satu meja belajar terpaksa digunakan oleh tiga orang siswa kelas 5.

Ketiadaan papan rincian dana BOS di sekolah tersebut memperkuat dugaan adanya pengelolaan anggaran yang tidak tepat sasaran.

Respon Dinas Pendidikan

Menanggapi temuan ini, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Heriyanta Ginting, mengaku telah memberikan instruksi kepada seluruh kepala sekolah.

“Kami sudah menyampaikan kepada pihak sekolah agar memajang rincian penggunaan dana BOS di papan pengumuman masing-masing,” ujar Heriyanta saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp, Rabu (17/12). Namun, fakta di lapangan menunjukkan instruksi tersebut belum sepenuhnya diindahkan.

Sorotan Pemerhati Pendidikan

Sembiring, seorang pemerhati pendidikan di Kabupaten Karo, menilai nihilnya papan pengumuman ini sebagai indikasi buruknya tata kelola keuangan sekolah. Ia bahkan mencurigai adanya potensi tindak pidana korupsi.

“Jika sekolah tertutup soal rincian anggaran, patut diduga dana tersebut disalahgunakan. Di daerah lain, hampir semua sekolah sudah terbuka. Mengapa di Kabanjahe tidak?” tegas Sembiring.

Ia berharap pihak sekolah berhenti “main-main” dengan hak siswa. Menurutnya, manfaat dana BOS hanya bisa dirasakan secara maksimal jika dikelola secara jujur dan transparan sesuai peruntukannya. (Bintang Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...