HUT KORPRI ke-54 di Taput Dorong Indonesia Maju, Upacara & Tali Asih untuk Anggota dan Keluarga

TAPUT (Neracanews) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 Tahun 2025, Rabu (17/12), di halaman Kantor Bupati Taput. Upacara berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.

Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bertindak sebagai Pembina Upacara. Rangkaian acara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sebelum dilanjutkan dengan amanat pembina.

Dalam amanatnya, Bupati membacakan Sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH. Disampaikan bahwa KORPRI yang lahir pada 29 November 1971 merupakan wadah pemersatu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara melalui pelayanan yang profesional, tulus, dan berintegritas.

Tema HUT KORPRI ke-54 tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”, mencerminkan tekad ASN untuk menjaga persatuan dan soliditas, menjunjung tinggi netralitas, serta memperkuat peran KORPRI sebagai penggerak birokrasi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berwibawa.

Sambutan tersebut juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan kompetensi ASN, penguatan peran ASN sebagai penggerak transformasi digital pemerintahan, serta komitmen KORPRI dalam mengawal reformasi birokrasi demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Menutup sambutan, Ketua Umum KORPRI mengajak seluruh anggota untuk mengambil sikap KORPRI SIAGA dalam menutup Tahun 2025 dan menyongsong Tahun 2026, dengan memperkuat persatuan, integritas, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan.

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara tambahan, antara lain pemotongan kue ulang tahun HUT KORPRI sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Selanjutnya dilakukan penyerahan tali asih berupa paket sembako kepada pensiunan KORPRI yang mengalami sakit menahun.

Selain itu, diberikan pengganti cinderamata kepada 10 orang anggota KORPRI yang memasuki masa purnabhakti, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya. Juga diserahkan uang duka kepada keluarga anggota KORPRI yang meninggal dunia, serta pengganti kado kepada 2 orang anggota yang melangsungkan pernikahan pertama.

Seluruh rangkaian kegiatan menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen ASN di Taput untuk terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat HUT KORPRI ke-54 dalam mewujudkan Indonesia Maju. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Badminton Antar Personel

Kabanjahe - Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terus terasa di lingkungan Polres Karo. Setelah menggelar berbagai kegiatan olahraga, kali ini Polres Karo menyelenggarakan turnamen...

Diduga Jadi Sarang Penyalahgunaan Sabu, Barak di Perladangan Tiganderket Dirobohkan Polisi

Karo - Berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial, sebuah lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan perladangan...

Tim LINGKABER Polres Karo Sisir Titik Rawan, Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar

Karo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai bentuk tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian...

“Sandiwara”, Kadisnaker Sumut dalam Kasus Buruh

Medan - Pengacara kondang Kota Medan Herdin Lase, S.H., bersama rekanya Fatiwanolo Zega, SH., Leo Hidayat Gea, S.H, Nofaomasi Laia, S.H., merupakan perwakilan buruh...

Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data

Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan....