Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

Pernah Menjabat Sekda Taput, Indra Simaremare Ikuti Seleksi Calon Sekda Tapteng

TAPTENG (Neracanews) – Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Indra Sahat Simaremare, mengikuti seleksi terbuka untuk posisi jabatan Sekda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tengah). Tahapan seleksi yang sudah berjalan. Dari 5 orang peserta seleksi, Indra Simaremare menjadi satu-satunya peserta yang pernah menjabat sebagai Sekda Pemerintah Kabupaten.

Indra Simaremare, lulusan Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) merupakan PNS di Kemendagri. Ia diperbantukan ke Pemkab Taput sekitar tahun 2015. Pernah menjabat Kepala Bappeda Taput dan kemudian menjabat sebagai Sekda pada Oktober 2019.
Hingga akhirnya Indra Simaremare ditarik kembali Kemendagri pada November 2024, karena habis masa tugas perbantuan.
Setahun sebelum itu, Indra Simaremare menyelesaikan studi dan menyandang gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari IPDN.

Lalu bagaimana penilaian para stafnya terhadap Indra Simaremare sewaktu menjabat Sekda Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara? Wartawan mencoba mewawancarai salah satu mantan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Taput.

Luhut Aritonang, pensiunan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bappeda Litbang kepada wartawan pada Kamis (30/10/2025) mengatakan bahwa, sewaktu menjabat sebagai Sekda, Indra Simaremare tidak terlihat sebagai pimpinan dari Organisasi Perangkat Daerah.

Namun ia merasakan sendiri Indra Simaremare layaknya rekan kerja.
Ia juga selalu terbuka untuk berdiskusi dengan seluruh pimpinan OPD dan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Diskusi tersebut kemudian dapat menghasilkan kesimpulan dalan melaksanakan tugas tugas yang diberikan maupun kebijakan yang akan diambil oleh Bupati selaku pimpinan tertinggi di Kabupaten.

“Jika sedang berada di kantor, ruang kerja bapak Indra Simaremare selalu dipenuhi oleh para OPD maupun staf. Ruang kerja pak bapak indra saat menjabat sekda Taput menjadi tempat berdiskusi dan rapat bersama para OPD untuk membahas program -program kerja dengan segala target dan kendala. Dalam sehari bisa ada sampai 10 rapat di ruangan kerja Indra simaremare,” katanya.

Luhut mengatakan, Indra Simaremare sangat paham dengan tupoksinya sebagai Sekda dalam tugasnya membantu Bupati Taput.
Hal itu bisa menjadi nilai tersendiri
baginya dari panitia seleksi.
Pun jika terpilih nantinya menjadi Sekda di Kabupaten Tapteng, pengalamannya sekitar 5 tahun menjabat Sekda Taput, tidak lagi membuatnya beradaptasi dengan tugas Sekda sebagai pembantu Bupati – Wabup dalam penyusunan kebijakan dan pengorganisasian pelaksanaan tugas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Untuk diketahui, proses seleksi jabatan Sekda Tapteng dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Proses seleksi dilaksanakan dengan evaluasi administrasi, penilaian kompetensi hingga wawancara akhir.

Selain Indra Simaremare, terdapat 4 orang kandidat lainnya yaitu Binsar Tua H Sitanggang, Jonnedi Marbun, Antonius Simanjuntak dan Johannes Hanzen Saruksuk. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...