Tingginya intensitas hujan di kecamatan Kabanjahe beberapa hari ini meyebabkan ruas jalan Jamin Ginting tepatnya di sekitar simpang tiga masjid Agung dan di jalan Mariam Ginting Kabanjahe kerap tergenang air. Sehingga banyak beredar kabar di media sosial seolah pemerintah kabupaten Karo kurang memperhatikan keadaan tersebut.
Padahal dua tahun belakangan pemkab Karo sudah memperbaiki saluran drinase di sekitar jalan Jamin Ginting,namun masih saja terjadi genangan air ketika hujan turun.
Menyikapi hal itu Bupati Karo Brigjend Pol(Purn)Dr.dr.Antonius Ginting,Sp.OG, M.Kes melalui kepala dinas pekerjaan umum dan tata ruang kapubaten karo Edward Pontianus Sinulingga,ST beserta jajarannya meninjau langsung ke lokasi ketika terjadi hujan pada Rabu(15/04)siang untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab terjadinya genangan air.
Ternyata setelah melihat langsung ke lokasi Edward mengatakan bahwa banyaknya sampah yang ada di drinase sebagai penyabab air selalu meluap ketika terjadi hujan,seperti ban bekas sepeda motor,sampah plastik dan sebagainya.
“Setelah kita cek ke lapangan ternyata masih banyak terdapat sampah seperti ban bekas sepeda motor,sampah plastik dan sebagainya sehingga menyebabkan drinase tersumbat lalu air meluap ke badan jalan, ” tutur Edward.
Edward menyampaikan harapanp pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar sampah-sampah dimaksud tidak menghalagi aliran air di drinase yang meyebabkan air meluap ketika hujan turun.
“Besar harapan kami agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan sehingga tidak terbawa air ke drinase dan meyebabkan drinase tersumbat yang menimbulkan luapan air ke badan jalan,”harap Edward.
(Bintang)



