Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

37 Desa di Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Perkuat Perlindungan Warga dari TPPO

Kisaran – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan manusia, serta pelanggaran keimigrasian kini diperkuat melalui penetapan Program Desa Binaan Imigrasi 2025 di Kabupaten Asahan. Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P, secara resmi mengukuhkan program tersebut sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sebanyak 37 desa dari enam kecamatan ditetapkan sebagai desa binaan karena dinilai memiliki kerentanan terhadap praktik kejahatan lintas negara. Desa-desa ini akan difungsikan sebagai pusat deteksi dini, edukasi masyarakat, hingga koordinasi antar-instansi dalam perlindungan warga. Setiap desa binaan juga menerima atribut PIMPASA (Penguatan Imigrasi dan Perlindungan Masyarakat Asahan) sebagai identitas resmi dan simbol tanggung jawab dalam program ini.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Theodorus Simarmata, menyampaikan bahwa desa memiliki peran kunci dalam menjaga masyarakat dari ancaman perdagangan orang. Hal senada diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan, yang menekankan bahwa program ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan wadah koordinasi lintas sektor untuk membangun kesadaran bersama serta memperkuat kapasitas aparatur desa.

Wakil Bupati Rianto menegaskan, posisi Asahan yang berada di pesisir timur Sumatera Utara dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka menjadikan wilayah ini rawan praktik penyelundupan manusia, pemalsuan dokumen perjalanan, hingga percaloan tenaga kerja ilegal. Oleh karena itu, aparatur desa didorong lebih proaktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya dokumen resmi serta memastikan keberangkatan tenaga kerja ke luar negeri dilakukan sesuai jalur yang sah. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...