Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Wujudkan Pelestarian Adat dan Budaya Natal, LABRN Persiapkan Lahan Pertapakan Pembangunan Kantor

Neracanews | Mandailing Natal – Wujudkan Pelestarian adat dan budaya natal, Lembaga Adat Budaya Ranah Nata (LABRN) tengah menginisiasi pembelian lahan seluas sekitar 3.764 meter persegi untuk pembangunan Kantor LABRN, Rumah Gadang dan Kantor Majelis Pemangku Adat.

Ketua LABRN, Ali Anapiah mengatakan kepada wartawan Senin, 28/7/2025. Menurutnya, pembelian lahan ini sebagai wujud nyata pelestarian adat dan budaya masyarakat natal, dan pembelian lahan ini sepenuhnya didanai dari KAS Lembaga adat yang bersumber dari usaha D.O. Sawit di PKS PT. HKI Desa Balimbing Kecamatan Natal.

Jadi dana pembelian tanah ini berasal dari hasil usaha lembaga adat yang dikelola oleh lembaga, jelas Ali Anapiah.

Setelah pengukuran dilakukan luas lahan dipastikan sekitar 3.764 meter persegi. Tahap selanjutnya adalah pematangan lahan, yang meliputi pembersihan dan pembuatan parit agar lahan siap digunakan sebagai pertapakan kantor LABRN.

Pembangunan kantor LABRN ini akan dilakukan di lahan tersebut. Saat ini, lahan yang ada sudah cukup memadai, tambah Ali.

Lebih jauh Ali menjelaskan, keberadaan kantor LABRN nantinya diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran adat dan budaya bagi generasi muda Ranah Nata.

Kami ingin agar generasi mendatang dapat menggali dan memahami adat istiadat yang menjadi akar budaya kita, ujarnya.

Rencana pembangunan kantor LABRN ini akan mencontoh fitur khas Rumah Gadang lengkap dengan alat-alat adat seperti tempat pelaminan, pintu gadung, dan cabang-cabangnya.

Ali berharap tempat ini nantinya menjadi destinasi budaya bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam adat Natal yang dijaga oleh para tokoh adat setempat.

Untuk memperkuat pelestarian budaya, Majelis dan Lembaga Adat juga tengah mengupayakan pelatihan-pelatihan adat seperti Badiki, dan Basilek yang akan dikoordinasikan nantinya oleh Bapak Saprudin.

Selain itu, Majelis Pemangku Adat sedang menyusun tata acara adat mulai dari proses tunangan hingga pernikahan sebagai acuan yang baku dalam adat istiadat budaya ranah nata.

Kami sedang mematangkan rancangan ini agar tata cara adat dapat diterapkan dengan baik dan berkesinambungan di masyarakat Natal, pungkas Ali Anapiah.

Dengan langkah-langkah tersebut, LABRN optimistis pelestarian adat budaya natal akan terus terjaga dan dapat diwariskan dengan baik kepada generasi penerus, tutupnya. (AHS)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...