Kamis, Maret 5, 2026
spot_img

2 Bocah Di Madina Ditemukan Meninggal Dunia Tenggelam di Bendungan Sungai Batang Gadis

Neracanews | Mandailing Natal – Dua bocah warga parbangunan kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal ditemukan sudah meninggal dunia di aliran bendungan sungai batang gadis depan Masjid Nur Ala Nur Panyabungan.(01/06/23).

Informasi yang diperoleh awalnya bocah berjumlah tiga orang, Wardah dan Naslah kakak beradik dan temannya Wardiah sedang bermain dan mandi di pinggiran sungai batang gadis, namun tiba-tiba dua orang dari mereka tertarik pusaran air yang cukup deras, begitu melihat Naskah dan Wardiah tertarik pusaran air, Wardah menarik adiknya Naskah bermaksud hendak menyelamatkan keduanya,namun Naas, Wardah ikut tertarik ke air saat menyelamatkan adiknya yang akhirnya Wardah menghilang di pusaran air bersama Wardiah sedangkan Naskah selamat.

Peristiwa itu terjadi siang hari ini pada pukul 10.30 wib tanggal 1 juni 2023 di bendungan sungai batang gadis depan mesjid agung Nur Ala Nur parbangunan kecamatan panyabungan Kabupaten Mandailing Natal.

Setelah mendapatkan info dari warga, Tim BPBD Madina, Basarnas, TNI, Kepolisian langsung turun ke lokasi hilangnya kedua bocah di aliran bendungan sungai batang gadis guna melakukan pencarian.

Dalam waktu 45 menit 1 orang korban bernama wardah ditemukan oleh Tim yang dibantu masyarakat setempat dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Pencarian kembali dilanjutkan dengan trik buka tutup bendungan yang akhirnya selang satu jam kemudian setelah wardah ditemukan tim Pencarian menemukan Wardiah dengan cara melakukan penyelaman ke dasar sungai dan berhasil membawa Wardiah ke atas dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Kepala BPBD Mandailing Natal Muksin Nasution mengatakan, korban atas nama Wardah dan Wardiah di temukan di bendungan batang gadis aek godang dengan Kondisi sudah meninggal dunia, sementara Naslah adik korban selamat

” warga dan tim Basarnas serta BPBD, TNI dan Kepolisian sudah menemukan kedua korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dan keduanya sudah dibawa ke RSU Panyabungan.”Kata Mukhsin.

Ali tetangga korban mengatakan, korban yang meninggal dunia atas nama Wardah awalnya ingin menyelamatkan adiknya bernama Naskah dan temannya Wardiyah yang terbawa arus sungai, namun naas, korban ikut terbawa arus sungai dan saat di temukan di bendungan batang gadis kondisinya sudah meninggal dunia, sementara adiknya Naslah selamat.”pungkas Ali. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dalimunthe Akan Lapor Polisi, PT STA Kebun Bahal Diduga Rusak Tanaman Warga

Padang Lawas Utara - Lindung Dalimunthe warga Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, mengaku tanaman pohon Kelapa Sawitnya di rusak oleh pihak...

Bupati Asahan Dampingi Wagub Sumut Tinjau Kesiapan SMAN Rahuning

Rahuning, 4 Maret 2026 – Bupati Asahan mendampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara dalam kunjungan kerja meninjau kesiapan operasional SMA Negeri Rahuning, Rabu (04/03/2026). Kegiatan...

Wabup Asahan Kunjungi Masjid Al Falah dalam Safari Ramadhan Khusus

Asahan – Wakil Bupati Asahan melaksanakan kunjungan Tim Safari Ramadhan Khusus di Masjid Al Falah, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kisaran Barat, Selasa (03/03/2026). Kegiatan...

Unit PPA Polres Tapteng Amankan Sorang Remaja Dengan Kasus Pencabulan

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Unit PPA Polres Tapteng berhasil mengamankan seorang remaja berstatus pelajar warga Tapteng dengan kasus pencabulan pada Rabu (04/03)26) Berdasarkan pantauan...

Isu Relokasi Warga Bencana Jadi Sorotan di Media Sosial, Ini Pernyataan Pemko Sibolga

Sibolga (Neracanews) - Unggahan di media sosial (Medsos) Facebook yang menyebut Pemerintah Kota Sibolga mengancam warga yang menolak direlokasi dari kawasan rawan longsor tidak...