Warga Desa Tanjung Rejo Minta Bupati Deli Serdang Panggil dan Periksa Kadis PUPR Deli Serdang dan Kades Desa Tanjung Rejo, Pengamat Hukum Dr.Redyanto Sidi, SH.M.H : Jika Terbukti Adanya Kesengajaan, Bupati Wajib Copot Keduanya

Neracanews | Deli Serdang – Masyarakat Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Seituan curiga adanya kesengajaan yang di lakukan oleh pihak Dinas PUPR yang memaksakan Ecsavator 18 Ton melewati jembatan yang hanya mampu menahan kapasitas 2 ton.

Menurut salah seorang warga yang tidak ingin di sebut namanya mengatakan tidak masuk akal jika ecsavator lewat jembatan tanpa izin dari Kepala Desa, soalnya dia yang minta ecsavator, karna gak bisa di fungsikan, dia juga yang minta di ganti dengan ecsavator long arm.

” Tidak masuk akal jika ecsavator lewat jembatan tanpa izin dari Kepala Desa bang, soalnya dia yang minta ecsavator untuk desa, karna gak bisa di fungsikan, dia juga yang minta di ganti dengan ecsavator long arm”, ujar warga.

Lanjutnya ” karna kades yang minta ganti alat, jadi kabarnya Kadis PUPR memaksakan agar ecsavator amphibi yang ada di pulangkan dulu ke kantor dinas, jadi gak mungkin gak ada mereka kordinasi sama kades bang”, tutupnya.

Disamping itu Pengamat Hukum Dr Redyanto Sidi, S.H., M.H., mengatakan terkait ambruknya jembatan sementara Desa Tanjung Rejo besar dugaan adanya kesengajaan yang di lakukan oleh Kadis PUPR dan Kades Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Seituan.

” Ambruknya jembatan sementara Desa Tanjung Rejo besar dugaan adanya kesengajaan yang di lakukan oleh Kadis PUPR dan Kades Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Seituan”, ucap Redy.

Masih statement Redy, ” Soalnya sudah 5 hari sejak ambruknya jembatan pada Sabtu dini hari (6/8) hingga saat ini Rabu (10/8) tidak ada satupun pihak PUPR Deli Serdang yang datang meninjau lokasi ambruknya jembatan, hanya datang pada sabtu kemarin dengN alasan akan mempertanggung jawabkan”, ujarnya.

“Kalau sudah 5 hari kan seperti ada pembiaran, Aparat Penegak Hukum khususnya pihak kepolisian jangan lambat, mereka harus dalami kasus ini, apa ada unsur kesengajaan atau tidak, apa ada unsur pembiaran atau tidak”, lanjut Redy.

” Begitu juga dengan Bupati Deli Serdang, harus panggil itu Kepala Dinas PUPR ny sekalian sama kades nya, duduk bareng, jelaskan kejadiannya secara terbuka, pertanyakan kemana anggaran nyewa ponton untuk ecsavator kemana, kenapa tidak digunakan, jadi tidak seperti lempar lemparan bola panas, kalau terbukti bersalah copot keduanya, karna akibat kejadian ini, masyarakat yang susaj, anak sekolah yang jadi korban”, tutupnya.(021)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...