Tidak Ditemukan Residu Berbahaya, Bahan Pangan Segar Asal Tumbuhan Kabupaten Karo Aman Dikonsumsi

Karo – Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) adalah pangan asal tumbuhan yang dihasilkan dari proses pasca panen untuk dikonsumsi maupun bahan baku pangan olahan setelah melalui pengolahan.

Pangan segar asal tumbuhan juga merupakan pangan yang beresiko tinggi terhadap cemaran kimia, seperti residu pestisida, mikotoksin, dan logam berat yang dapat mengganggu kesehatan manusia.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan keamanan pangan terhadap pemasukan pangan segar asal tumbuhan.

Hal itu diutarakan Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karo, Sarjana Purba, STP, MM di sela giat pengujian residu pestisida Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Pajak Singa Kabanjahe, Senin (11/9/2023).

Petugas melakukan pengambilan sampel PSAT yang kemudian untuk di cek kandungan residu pestisidanya.

“Berdasarkan hasil pengujian, Pangan Segar Asal Tumbuhan yang beredar di Pajak Singa (Pusat Pasar Hasil Bumi Kabupaten Karo) menunjukkan hasil dibawah BMR (Batas Maksimum Residu),” ungkap Sarjana Purba.

“Sebagian besar yang kita cek tadi, residu pestisida masih di bawah ambang batas yang diperkirakan. Untuk hasilnya nanti kita rekomendasikan ke Dinas Pertanian sehingga nantinya petani dapat diawasi dan dibina oleh penyuluh pertanian di lapangan, agar pestisida yang digunakan sesuai dengan yang dipersyaratkan” ujar Sarjana Purba.

“Metode pengujian keamanan PSAT menggunakan Rapid Test Kit. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa komoditas PSAT tidak mengandung Residu Pestisida, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” ucapnya.

“Sayuran dan buah-buahan sebagai produk yang sering dikonsumsi langsung, sehingga untuk menjamin keamanan dan mutu PSAT yang beredar di masyarakat harus dilakukan pengawasan mulai dari tahapan produksi, panen, pasca panen, proses distribusi sampai kepada konsumen yang dalam hal adalah masyaraka,” Sarjana Purba memungkasinya.

Kehadiran cemaran pada produk PSAT dapat berasal dari rantai produksi mulai dari metode budidaya, panen, penanganan pasca panen, transportasi hingga ritel. Berikut beberapa tips untuk memilih PSAT yang aman konsumsi:

Untuk produk sayuran dan buah, terdapat beberapa cara untuk mengurangi cemaran residu pestisida yang ada pada sayuran dan buah yaitu : pencucian dengan air mengalir, pengupasan kulit, dan kombinasi perendaman dengan larutan cuka atau larutan garam yang diikuti dengan pencucian dengan air mengalir.

Memilih produk PSAT yang telah memiliki jaminan mutu seperti organik dan prima.
Memilih produk PSAT yang telah memiliki izin edar atau Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan PL/PD/PDUK. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rayakan HUT RI ke-81, Pemdes Pasar III Natal Gelar Lomba Rakyat Secara Meriah

Neracanews | Mandailing Natal - Semangat kemerdekaan masih terasa di Desa Pasar III Natal. Hari ini, Pemerintah Desa bersama masyarakat menggelar perayaan Hari Ulang...

Raker I PWPM, Rico Waas Dorong PWPM Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memperkuat profesionalisme organisasi dan meningkatkan kualitas pemberitaan di tengah perkembangan...

Kapolres Tanjungbalai Raih Penghargaan atas Dedikasi Mendukung Ketahanan Pangan

TANJUNGBALAI — neracanews.com | Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai memberikan penghargaan kepada Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri atas dedikasi dan dukungannya dalam memperkuat program ketahanan...

Karang Taruna Sumut Bangkit: Harapan Baru Pemuda Sumatera Utara

Medan | Kesunyian yang cukup lama melanda Karang Taruna Sumatera Utara akhirnya pecah. Organisasi kepemudaan ini sempat vakum dan kehilangan denyut nadinya. Namun, kini...

Perkuliahan Perdana STAI SYAFAH Natal Segera Dimulai 7 September 2026, Pendaftaran Masih Dibuka Hingga 31 Agustus

Neracanews | Mandailing Natal - Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdul Fattah (STAI SYAFAH) Natal resmi akan memulai perkuliahan perdana untuk Tahun Akademik 2026/2027...