Terima BEM Nusantara, Bobby Nasution : Bansos Segera Disalurkan & Intervensi Pasar Tekan Inflasi

Medan – Menyikapi penyesuaian kenaikan harga BBM yang terjadi beberapa waktu lalu, Pemko Medan akan segera menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak. Selain menjadi instruksi Presiden RI Joko Widodo, penyaluran yang dilakukan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dengan memanfaatkan bantuan sosial tersebut.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima kunjungan Koordinator Pusat BEM Nusantara Ahmad Supardi di Balai Kota Medan, Rabu (14/9) sore. Selain bersilaturahmi, kedatangannya bersama sejumlah Koordinator Daerah BEM Nusantara di Kota Medan juga untuk menyampaikan saran dan masukan kepada Pemko Medan yang bersumber dari aspirasi masyarakat.

“Kita lihat kondisi Kota Medan saat ini dan bagaimana aktifitas ekonominya. Untuk menyikapi penyesuaian kenaikan harga BBM ini, kita akan segera salurkan bansos ke masyarakat menggunakan 2 persen anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Nanti, bansos tersebut akan kita berikan kepada nelayan, jasa ojek online dan becak bermotor (betor) serta pelaku UMKM. Ini sifatnya bantuan langsung,” kata Bobby Nasution.

Suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu itu mengungkapkan, saat ini Pemko Medan telah membuat skema penyalurannya agar tepat sasaran. “Sementara untuk bantuan berupa subsidi, akan kita berikan ke angkutan kota (angkot) karena mengalami kenaikan tarif yang cukup siginifikan,” imbuhnya.

Sementara itu untuk menekan inflasi pangan, jelas Bobby, Pemko Medan juga telah melakukan intervensi pasar agar harga bahan pokok tidak terjadi peningkatan. Sejumlah langkah pun, terangnya, telah dilakukan di antaranya dengan membentuk tim yang akan melakukan belanja langsung ke petani.

“Bahan pangan itu kemudian kita simpan di tempat penyimpanan berupa gudang yang memungkinkan untuk dijadikan sebagai tempat menyimpan kebutuhan bahan pokok. Ini untuk mengantisipasi jika harga pasar melambung,” ungkapnya.

Terakhir, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengaku juga telah berdiskusi dengan kelompok mahasiswa di Kota Medan. “Sama seperti rekan-rekan BEM Nusantara, Minggu lalu kita juga sudah berdiskusi dengan elemen mahasiswa yang datang untuk menyampaikan pandangan mereka,” pungkasnya.

Sementara itu Koordinator Pusat BEM Nusantara Ahmad Supardi menuturkan,  kehadirannya untuk menyampaikan saran dan buah pemikiran BEM Nusantara kepada Pemko Medan agar setiap kebijakan yang diikuti dengan solusi bisa sampai dan tepat sasaran kepada masyarakat.

“Sebelumnya, terima kasih kepada Pak Wali yang sudah menerima kehadiran kami. BEM Nusantara sendiri hadir untuk menyampaikan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Terlebih, bagi kami yang berasal dari daerah-daerah kecil benar-benar merasakan betul apa yang hari ini dirasakan masyarakat,” bilang Ahmad. (AS)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Sinergitas TNI-Polri, Kapolsek Natal Kunjungi Posal Natal Ucapkan Selamat HUT TNI AL ke-81

Neracanews | Mandailing Natal - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut ke-81, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si...

Karo Ops dan Dansat Brimob Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla di Inhu

INHU — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 20 hektar melanda wilayah Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Menanggapi...

Panitia Peresmian Kegiatan Akademik STAI Syekh Abdul Fattah Natal Resmi Dibubarkan

Neracanews | Mandailing Natal - Pengurus Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina (YP2BM) selaku Panitia Pelaksana Peresmian Dimulainya Kegiatan Akademik (Perkuliahan) Sekolah Tinggi Agama Islam...

DPRD Medan Rekomendasi Pembongkaran Bangunan Milik Oknum Anggota DPRD Sumut “Penguasa Adu Deking”

Medan - Komisi IV DPRD Medan yang membidangi infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup merekomendasikan pembongkaran bangunan milik oknum anggota DPRD Sumut Pintor Sitorus, Rabu...

Penipuan Hasil Panen di Karo, Warga Linggajulu Rugi Rp55 Juta

KABANJAHE — Warga Desa Linggajulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Efrison Bangun (32 tahun), resmi melaporkan kasus penipuan dan penggelapan uang ke Polres Tanah...