Soroti Lingkungan Hidup, Bupati Madina Minta Camat Proaktif Benahi Lingkungan

Neracanews | Mandailing Natal – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution kembali menyoroti masalah lingkungan hidup. Kali ini Sukhairi meminta para camat proaktif membenahi lingkungan di wilayah masing-masing.

Sukhairi menyampaikan hal itu saat mimimpin rapat evaluasi pelaksanaan program dan penyerapan anggaran tahun 2022 di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (29/8/2022).

“Mengenai lingkungan hidup, saya harap semua camat memperhatiakan masalah lingkungan, apalagi di perkantoran. Saya melihat belum ada perubahan yang signifikan” kata Sukhairi.

Sukhairi mengingatkan tagline Madina, yakni Madina bersyukur, Madina berbenah. Untuk itu, dia meminta para camat cepat bergerak untuk perubahan yang lebih baik.

“Berbenah, segera lakukan pembenahan,” tegas Sukhairi.

Sukhairi juga menyoroti masalah penanganan sampah yang kerap menumpuk di tempat pembuangan sementara, sehingga menggangu kenyamanan dan keindahan kota.

“Kita melarang masyarakat jangan buang sampah sembarang, tapi kita tidak sediakan tempat pembuangannya,” katanya.

Akibatnya, kata Sukhairi, masyarakat membuang sampah ke sungai sehingga tercemar.

“Lihat sungai kita tercemar sampah. Saya minta kepada camat yang kecamatannya memiliki lintasan sungai agar memperhatikan (masalah sampah) itu,” ujar Sukhairi.

Kader PKB ini kembali menegaskan bahwa tolak ukur karakter suatu daerah juga dinilai dari kinerja para camat.

Sukhairi juga menyinggung beberapa program yang saat ini digencarkan Pemkab Madina, seperti Perbup Zakat, Perbup Salat Subuh bagi pelajar SD dan SMP, program pemulihan lingkungan hidup, dan penurunan angka stunting.

Sementara Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyoroti kesejahteraan masyarakat nelayan di Kecamatan Batahan dan Kecamatan Muara Batang Gadis.

Untuk membantu nelayan di dua kecamatan itu, kata Atika, perlu dikaji subsidinya apakah bersumber dari APBN atau subsidi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan atau Kementerian Koperasi dan UMKM.

“Memang kita (Pemkab) tidak punya kewenangan masalah, tapi kita juga jangan melepas nelayan kita begitu saja,” katanya.

Rapat tersebut juga dihadiri Asisten I Alamulhaq Daulay, Kadis PUPR Madina Rully Anriadi, Kadis Lingkungan Hidup Madina Khairul, Kadis PMD Madina Muksin Nasution, dan para Camat se-Kabupaten Madina. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Tapteng Paparkan LKPJ Tahun Anggaran 2025

Tapanuli Tengah - Pandan (Neracanews) - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu enggan melanjutkan pembangunan Kantor Pusat Kepemerintahan Tapteng yang sampai kini masih belum...

Lima Kecamatan Deklarasikan Komitmen Bersama, Wujudkan Desa yang Aman Damai dan Religius

Tigapanah – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., didampingi Sekretaris Daerah...

Dukung Daya Saing Lulusan, FKM UIN Sumut Selenggarakan Sertifikasi Kompetensi Operator K3

Medan – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UIN Sumatera Utara Medan melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang...

Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut memperkuat kolaborasi dan melakukan intervensi terpusat guna...

PRSU Ke-50 Targetkan 300 Ribu Pengunjung, Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Sumut

MEDAN – Setelah dua tahun absen, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) kembali digelar pada tahun 2026. Event tahunan kebanggaan masyarakat Sumut ini menargetkan sebanyak...